KENDAL – medianasional.id– Laga final Liga 2 PSSI Kendal Wilayah Timur mempertemukan Garuda Muda Tamangede, Kecamatan Gemuh, melawan Putra Tanjang, Desa Brangsong, Kecamatan Brangsong, di Lapangan Desa Sidorejo, Brangsong, Kabupaten Kendal, Jumat (30/1/2026) sore. Pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi hingga peluit akhir dibunyikan.
Pada awal babak pertama, Putra Tanjang sempat kecolongan setelah Garuda Muda Tamangede berhasil mencetak gol pembuka. Gol tersebut membuat kedua tim meningkatkan tempo permainan dengan saling melancarkan serangan yang kerap mengancam lini pertahanan lawan.
Kondisi lapangan yang becek akibat hujan sebelumnya menyulitkan kedua kesebelasan dalam menerapkan strategi permainan. Meski demikian, hingga tambahan waktu dua menit di babak pertama, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan sementara Garuda Muda Tamangede.
Memasuki babak kedua, Garuda Muda Tamangede yang berjuluk Laskar Mutiara tampil lebih agresif. Tekanan bertubi-tubi membuat pertahanan Putra Tanjang kewalahan hingga akhirnya kembali kebobolan, sehingga kedudukan berubah menjadi 2-0. Di pertengahan babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah intensitas serangan.
Menjelang akhir pertandingan, Garuda Muda Tamangede tidak mengendurkan tekanan. Kemelut di depan gawang Putra Tanjang berujung pelanggaran handball yang berbuah hadiah penalti. Eksekusi penalti berhasil diselesaikan dengan sempurna, menambah keunggulan menjadi 3-0. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tersebut bertahan dan memastikan Garuda Muda Tamangede keluar sebagai juara Liga 2 PSSI Kendal Wilayah Timur, dan memastikan posisinya naik ke kasta liga 1 super PSSI Kendal.
Manajer dan Ketua Tim Garuda Muda Tamangede, Kecamatan Gemuh, M. Farid, mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan meyakinkan yang diraih timnya. Ia menilai hasil tersebut menjadi buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh pemain sepanjang kompetisi.
M. Farid juga mengapresiasi perjuangan gigih para pemain yang tampil disiplin dan penuh semangat hingga mampu mengakhiri laga final dengan kemenangan 3-0. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan semua pihak yang terlibat dalam perjalanan tim Garuda Muda Tamangede.
“Alhamdulillah atas apa yang telah dicapai tim dan semua pihak. Ini merupakan kemenangan bersama,” ujar M. Farid seusai pertandingan.
Meski demikian, ia menyoroti kondisi lapangan yang becek dan dinilai kurang layak untuk pertandingan final. Kondisi tersebut, kata dia, membuat tim berjuluk Laskar Mutiara kesulitan mengembangkan skema permainan. Ia berharap ke depan kualitas sarana pertandingan dapat ditingkatkan agar kemajuan sepak bola di Kabupaten Kendal tidak terhambat.

Sementara itu, Pelatih Garuda Muda Tamangede, Muhlisin yang akrab disapa Pak Be’, turut menyampaikan apresiasinya atas penampilan anak asuhnya pada laga final Liga 2 PSSI Kendal. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik serta menunjukkan mental juara sepanjang pertandingan hingga meraih kemenangan meyakinkan.
Menurut Pak Be’, hasil positif tersebut merupakan buah dari kerja keras tim selama masa persiapan dan kompetisi. Ia menyebut para pemain tampil disiplin, solid, dan saling mendukung di lapangan, meski harus menghadapi tekanan serta kondisi lapangan yang kurang ideal. “Anak-anak bermain dengan penuh semangat dan tanggung jawab, itu kunci kemenangan hari ini,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berkembang dan menjaga konsistensi performa ke depan. Pak Be’ juga menegaskan bahwa prestasi tersebut harus dijadikan modal untuk meningkatkan kualitas permainan serta mengharumkan nama Garuda Muda Tamangede di kompetisi berikutnya.
Sebagai tambahan informasi, King Garuda Muda Tamangede hingga saat ini telah mengoleksi enam gelar juara secara berturut-turut, sekaligus mengukuhkan prestasi dengan meraih enam bintang dalam berbagai kompetisi sepak bola yang digelar di Kabupaten Kendal.(*)





