Lombok Barat, NTB – Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat yang akrab disapa Paket MANIS semakin masif bergerak dalam ikhtiarnya di daerah pemilihan Lombok Barat.
Hingga saat ini, pola “gerilya” sudah menyasar setidaknya 100 titik di kecamtan Narmada Lingsar dan Kecamatan lainnya di Lombok Barat.
“Alhamdulillah titik yang kami kunjungi sudah lebih dari
100 an dan aspirasi masyarakat bisa kita petakan,” kata Hj.Sumiatun saat di temui Awak Media
Menurutnya, dari ratusan titik yang di sambangi umumnya aspirasi masyarakat adalah adanya perubahan. Tentu saja perubahan hidup ke arah yang lebih baik ke depannya di berbagai bidang.
Aspirasi masyarakat itu ditangkap beliau sepanjang “gerilya” menebalkan dukungan di akar rumput. Tiap titik Paket MANIS menemui dan berbincang dengan 10 sampai 25 orang. Kelompok-kelompok kecil namun efektif dan menjadi representasi kehendak rakyat.
Beliau juga masif bersilaturahmi ke simpul-simpul dukungan, baik tokoh agama,Hindu, Islam, dan budha ke tokoh masyarakat, para kerabat, teman sekolah, para guru, dan kelompok aktivis kepemudaan serta milenial.
Masyarakat juga menginginkan anggota BUPATI Lombok Barat yang sangat memahami kebutuhan masyarakat, yang bisa mewakili kepetingan mereka di pusat. Sebab selama ini mereka hanya dibutuhkan saat pesta demokrasi Pileg dan Pilkada 5 tahunan ini,” tegasnya.
Banyak sebagian masyarakat masyarakat yang kecewa dengan pemimpin yang sudah terpilih, lalu lupa dengan masyarakat yang dulu mendukungnya. Kesan ini yang ingin dihilangkan Oleh pasangan MANIS (HJ.SUMIATUN dan IBNU SALIM).
Hj.Sumiatun mengatakan, perubahan adalah sebuah keniscayaan. Sebab hal tersebut merupakan aspirasi rakyat. Sebagai Calon bupati dan wakil bupati pasangan MANIS sangat mendukung aspirasi itu.
Tentunya kami akan kembali menyambangi masyarakat, terutama para pendukung, kami akan menjadi pemimpin yang amanah, peduli dan tidak akan lupa saat saat berjuang bersama dan akan selalu turun ke masyarakat Lombok Barat khususnya parapendukung,” tuturnya.
Dalam konteks politik yang semakin dinamis, “SUMIATUN-IBNU” mampu memperlihatkan kompetensinya sebagai seorang pemimpin masa depan.






