Dugaan Pelanggaran Anggaran Alat Berat Dinas PUPR Mencuat, Publik Desak Ketegasan DPRD Merangin

Merangin1407 Dilihat
MERANGIN, medianasional.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin tengah mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Lembaga legislatif tersebut dinilai kurang responsif dan lamban dalam menyikapi indikasi penyimpangan anggaran terkait proyek pengadaan alat berat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Merangin.
.
Sikap pasif dewan memicu kekecewaan publik. Sebagai lembaga yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif, DPRD dianggap tidak bergerak cepat saat indikasi pelanggaran anggaran mencuat ke permukaan.
.

Polemik ini berakar dari proyek pengadaan dua unit motor grader oleh Dinas PUPR Merangin dengan nilai fantastis mencapai Rp2,85 miliar. Isu ini mengemuka setelah spesifikasi teknis alat berat yang tiba di lapangan diduga kuat tidak selaras dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) awal. 

.

Berdasarkan data yang dihimpun, DPA menetapkan bahwa mesin yang dibeli harus berkekuatan 130–145 HP. Namun, unit yang didatangkan justru berubah menjadi tipe HG170. Perubahan spesifikasi secara sepihak tanpa mekanisme yang jelas ini memicu dugaan kuat adanya pelanggaran administrasi dan manipulasi anggaran yang berpotensi merugikan keuangan daerah. 

.

Lambannya langkah Komisi terkait di DPRD Merangin untuk memanggil pihak Dinas PUPR sangat disayangkan oleh banyak pihak. Masyarakat kini mendesak para wakil rakyat segera mengambil tindakan tegas, mulai dari memanggil Kepala Dinas PUPR hingga melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lapangan. 

.
Hingga saat ini, publik masih terus mengawal dan menunggu langkah konkret serta ketegasan dari Gedung DPRD Merangin demi mengusut tuntas benang kusut proyek pengadaan senilai miliaran rupiah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses