
BATANG, medianasional.id
Dalam rangka penguatan kader ditingkat strukural PAC PDI Perjuangan Kecamatan Subah. Dua Komandante Bintang dua ( Calon DPRD Kabupaten Batang ) yang berangkat dari daerah pemilihan ( Dapil ) Batang II khusunya di wilayah Kecamatan Subah yakni Arthur Erwin Prikurnia, S.Psi dan Mardiyanto, S.Pd saling bersinergi memberikan Konsolidasi kepada beberapa ranting di Kecamatan Subah Jum’at, ( 15/07/2022 ) malam.
Konsolidasi ini dalam rangka menyatukan tekad untuk memenangkan perolehan suara PDI Perjuangan di masing – masing ranting yang ada menjadi tanggungjawab bersama.
Hadir dalam kesempatan itu, Strukural PAC PDI Perjuangan Kecamatan Subah dan beberapa ranting diantarannya : Ranting PAC Subah, Tenggulang Harjo, Karangtengah, Mangun Harjo, Kuripan, Subah, Keborangan, dan ranting Menjangan.
Para Komandante bintang dua, memberikan pemahaman dan penjelasan terkait strategi meraih suara terbanyak untuk kemenamgam pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.
Kedua komandante itu, saling mengisi baik dalam mengatur strategi maupun dalam bercengkrama dengan para pengurus ranting dibeberapa desa tersebut.
Arthur Erwin Prikurnia, S.Psi asal Desa Karangtengah, Kecamatan Subah menyampaikan, kepada kawan – kawan di masing – masing ranting untuk bisa bekerja sama dengan tim, hingga bagaimana penerapan strategi yang dipersiapkan di masing – masing wilayah karena kita harus bisa menyelami kearifan lokal di tiap wilayah agar kita bisa dekat dengan warga masyarakatnya.
Dengan kita tahu budaya warga di suatu daerah tersebut akan lebih mudah kita untuk mengenali warga masyarakatnya.
Yang terpenting jangan pernah ada dusta diantara kita semua, tetap semangat dalam satu rampak barisan dengan solid menjaga kekompakan agar selalu tetap terjaga.

Sementara itu, Mardiyanto sepakat apa yang disampaikan Erwin, ia mengingatkan tentang KTA nisasi pengurus, bagi pengurus ranting dan anak ranting yang belum memiliki kta sesegera mungkin untuk rekam data di DPC PDI Perjuangan ataupun menghubungi kesekretariatan DPC PDI P agar segera memiliki kta, jangan kita gembar gembor kepada warga masyarakat namun dirikita sendiri belum memiliki kartu tanda anggota sendiri.
Sebelum komandante turun ke masyarakat, kalau bisa ranting maupun anak ranting harus bisa mengenalkan para tokoh di wilayahnya, jangan sampai selaku kader partai di tingkat ranting tidak mengetahui siapa orang yang paling berpengaruh di daerahnya dan memiliki power.
“Setelah garda terdepan mengenali para tokoh dilingkungannya, Ranting dan anak ranting baru memperkenalkan kepada komandante kepara tokoh itu agar kenal lebih dekat, lebih akrab agar saling memahami. Tanpa adanya saling mengerti, mustahil ketika kita ajak gotong royong berjuang bersama dan membantu perjuangan kita mereka akan tulus membantu perjuangan kita,” tegas Mardiyanto.






