Dorong Pembelajaran Digital, SMP–SMA Pondok Modern Selamat Kendal Optimalkan Website dan E-Learning

KENDAL –medianasional.id– SMP–SMA Pondok Modern Selamat (PMS) Kendal di bawah naungan Yayasan Wakaf Selamat Rahayu mulai mengoptimalkan pembelajaran berbasis digital melalui pemanfaatan website dan sistem e-learning. Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan minat belajar serta pemahaman siswa dalam proses belajar mengajar.

Penerapan pembelajaran digital tersebut dilakukan dengan memanfaatkan sedikitnya empat media berbasis website yang dapat diakses secara daring. Seluruh platform dirancang ramah pengguna sehingga mudah dioperasikan, baik oleh guru maupun siswa yang masih awam terhadap teknologi digital.

Guru Bahasa Indonesia SMP PMS Kendal, Fika Maulidina, mengatakan penggunaan media digital bertujuan menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan. Menurutnya, pendekatan digital membuat siswa lebih aktif terlibat selama proses pembelajaran berlangsung.

“Salah satu media yang kami gunakan adalah Canva. Platform ini sangat membantu guru dalam membuat materi pembelajaran yang lebih visual dan variatif, sehingga siswa tidak cepat bosan,” ujar Fika.

Selain Canva, guru juga memanfaatkan Wordwall sebagai papan tulis digital interaktif. Melalui media tersebut, siswa dapat berpartisipasi langsung dalam pembelajaran karena fitur-fitur yang tersedia dapat disesuaikan dengan materi pelajaran.

Untuk kegiatan evaluasi, SMP PMS Kendal menggunakan media asesmen berbasis kuis permainan, salah satunya Zep Quiz. Evaluasi pembelajaran dikemas menyerupai game agar siswa tidak merasa tertekan saat mengerjakan ulangan.

“Keunggulannya, anak-anak lebih enjoy ketika ulangan karena konsepnya seperti bermain game, tapi tetap fokus pada materi pelajaran,” kata Fika.

Media digital lainnya yang digunakan adalah Mentimeter. Platform ini memungkinkan guru memberikan pertanyaan secara langsung dan siswa dapat menjawab secara real time melalui perangkat masing-masing. Seluruh website pembelajaran tersebut juga telah dilengkapi panduan penggunaan yang jelas.

Salah satu siswa asal Bekasi, Tias, mengaku pembelajaran berbasis digital membuat kegiatan belajar terasa lebih seru dan mudah dipahami. “Seru banget. Jadi lebih semangat dan materinya lebih cepat dipahami,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Aqis, siswa asal Demak. Ia menilai penggunaan tablet dan game edukatif membuat pembelajaran lebih menarik, meski masih terkendala jaringan internet. “Lebih mudah dan seru karena pakai pad dan game, tapi kadang terkendala jaringan,” ujarnya.

Kepala SMP PMS Kendal, Dwi Darmadi, menyampaikan bahwa pembelajaran digital baru diterapkan pada tahun ini. Ia berharap inovasi tersebut mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dan memberikan hasil pembelajaran yang maksimal.

“Saya melihat anak-anak jadi lebih bersemangat belajar. Semoga hasilnya bisa maksimal,” terangnya.

Sementara itu, Penilik SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Hartanto, menilai pembelajaran digital membuat siswa lebih bahagia dan antusias mengikuti pelajaran.

“Tadi saya melihat langsung, anak-anak sangat enjoy mengerjakan soal Bahasa Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses