
Batang, medianasional.id
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang menggelar penutupan pelatihan kompetensi program peningkatan tenaga kerja dan produktivitas dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahap 2 di Aula kantor Disnaker setemoat, Selasa (05/07/2022).
Dalam kesempatan itu, Kepala Disnaker Kabupaten Batang Suprapto mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker Kabupaten Batang yang berjalan kurang lebih satu bulan lebih kini telah selesai dilaksanakan.
Hari ini pelatihan telah usai, penutupan pelatihan kompetensi program peningkatan tenaga kerja dan produktivitas dana APBN Tahap telah berjalan selama 33 hari.
“Pelatihan tahap 2 ini ada dua program yakni pelatihan menjahit pakaian wanita dewasa dan pelatihan praktikal office advance komputer diikuti oleh 32 peserta masing-masing kelasnya ada 16 peserta,” ungkap Suprapto.
Hal ini menjadi tugas Disnaker Kabupaten Batang untuk meningkatkan sumber daya manusia mencari kerja dan meningkatkan kompetensi agar bisa bersaing mencari kerja dengan yang lain.
Apalagi semua peserta telah direkomendasikan ujian kompetisi untuk mendapatkan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara gratis.
“Sertifikasi BNSP menjadi nilai tambah para peserta pelatihan untuk mendaftar beberapa perusahaan Kabupaten Batang karena kamampuan softskill benar-benar dikembangkan yang biasanya menjadi penilaian perusahaan,” terangnya.
Lebih lanjut, Suprapto menambahkan, bahwa dari data kita 65% alumni peserta pelatihan yang sudah bekerja di beberapa perusahaan Kabupaten Batang, sisanya berwirausaha sendiri.
Salah seorang Peserta Pelatihan Khoirul Anam menyampaikan, ungkapan terima kasih kepada Disnaker Kabupaten Batang yang telah menerima untuk mengikuti pelatihan kerja.
“Materi yang diberikan menjadi hal baru bagi kita semua yang biasanya menjadi standar kompetensi di dunia kerja,” ungkapnya.
Sekali lagi terimakasih, dalam kita mengikuti pelatihan fasilitasnya juga sudah lumayan memadahi, bisa membantu kami para peserta yang mengikuti pelatihan.
Ia berharap, kawan – kawan yang mengikuti pelatihan semoga kedepannya bisa mandiri berwirausaha maupun bisa mendapatkan pekerjaan sesuai skil yang dimilikinya.






