Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Tanggamus Berkolaborasi dengan Seorang Sutradara dalam Pembuatan Film MERAK MAS

Tanggamus401 Dilihat

Tanggamus, medianasional.id – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah kabupaten Tanggamus terus berupaya melakukan pembenahan diri dalam rangka mengembangkan Kabupaten Tanggamus sebagai Kabupaten Literasi, dalam satu Langkah yang di tempuh adalah pembuatan Film Tentang Transformasi perpustakaan berbasis inklusi yang dikemas dalam GELIAT RATU “MERAK MAS”. Jum’at (03/09/2021).

Pembuatan Film ini bukan tidak beralasan, karena film ini akan dipublis melalui media Sosial yang diharapkan dapat mengetuk kesadaran masyarakat bahwa keberadaan perpustakaan bukan lah tertinggal akan tetapi sangat lah penting sebagai sebuah sarana Instusi pendidikan masyarakat sepanjang hayat.

Alur cerita dalam Film ini dikemas sedemikian rupa sehingga apa yang ingin disampaikan kepada Publik sarat akan makna, bahwa sesungguhnya keberadaan perpustakaan sebagai Institusi pendidikan yang penting bagi masyarakat dan di harapkan mampu mengubah masyarakat menjadi berkualitas dengan ilmu pengetahuan.

Perpustakaan dituntut untuk melakukan perubahan terhadap peran dan fungsinya, tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, meminjam dan pengembalian buku akan tetapi perpustakaan harus berubah menjadi sebuah pusat belajar mengajar dan berkegiatan masyarakat secara terbuka, mudah di akses, kreatif, inovatif dan mampu memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dengan pelayanan masyarakat yang bersipat Useroriented bukan lagi Building Oriented.

Dalam film tersebut dijelaskan bahwa ARA adalah seorang gadis desa pesisir, yang memiliki bakat menari ia salah satu Anak yang berpikir kritis terhadap lingkungan nya ia merasa lingkungannya adalah sebagai tempat yang paling merasakan susahnya juga dampak akibat sampah yang dihasilkan oleh aktivitas masyarakat di daerah hulu sungai.

Namun kegalauan nya dapat terjawab ketika ia mengunjungi perpustakaan MERAK MAS di pekon tanjung agung tempat tinggal nya, ia membaca dan mengikuti kegiatan pemanpaatan limbah yang diadakan oleh perpustakaan merak mas tersebut bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip kabupaten Tanggamus.

Akhirnya ia sadar bahwa perpustakaan yang hanya di anggap sebagai gudang buku dan jarang di kunjungi dapat memberikan manfaat yang beh besar terhadap dirinya juga masyarakatnya.

Penasaran dengan FIlm ini? Untuk melihat Film ini Silahkan Klik link (https:/youtube/ IuMsEJPGNCo). Mari kita tonton ilmu pengetahuannya tentang Film ini.

Film ini adalah hasil karya Bayu Septian Anggara dan kawan – kawan berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip daerah Kabupaten Tanggamus dan perpustakaan merak mas tanjung agung.

Melalui kepala bidang (KABID) pembinaan dan pengembangan perpustakaan dan Arsip Daerah Johan Wahyudi, Ms. SIPem. ST. MT. Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya Kepada Bupati Tanggamus, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, kepala Bapelitbang, wakil ketua III DPRD Tanggamus juga kepala pekon Tanjung agung dan kepala perpustakaan merak mas serta semua pihak yang terlibat dalam suksesnya Film ini.

Sang sutradara Bayu Septian Anggara, S.Sn. Alumnus Institut Seni Indonesia Yogjakarta, menjelaskan bahwa Film ini akan dikompetisikan di Perpusnas.

“Saya berharap Film ini akan menjadi sebuah Momentum bagi kami dalam berkarya guna mensukseskan Kabupaten Tanggamus Literasi,” pungkasnya. (Redi)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses