KENDAL–medianasional.id- Kecamatan Kaliwungu menjadi perhatian dalam upaya menjaga keamanan wilayah selama bulan Ramadan karena memiliki dinamika sosial cukup tinggi sebagai kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang serta berkembang sebagai sentra ekonomi dan industri. Hal itu disampaikan Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar saat kegiatan Safari Ramadan di Kaliwungu, Kendal, Rabu (25/2/2026).
Kapolres menegaskan Safari Ramadan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi sarana memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. “Momentum ini penting untuk meningkatkan koordinasi dan kebersamaan dalam menjaga stabilitas kamtibmas di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Kaliwungu menuntut peran aktif seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.
Ia juga mengingatkan adanya potensi gangguan selama Ramadan, salah satunya fenomena perang sarung yang kini kerap dimodifikasi menggunakan benda keras sehingga membahayakan. Karena itu, aparat bersama pemerintah desa diminta meningkatkan pengawasan serta pendekatan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kaliwungu tersebut dihadiri Forkopimcam Kaliwungu dan Kaliwungu Selatan, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, tokoh agama, perangkat desa, Satpol PP, Pokdar Kamtibmas, hingga perwakilan pengemudi ojek daring. Agenda ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus koordinasi lintas sektor.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan Forkopimcam, arahan Kapolres Kendal, tausyiah Ramadan, kemudian dilanjutkan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah. Kebersamaan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antarinstansi dalam menjaga kondusivitas wilayah.
PLT Camat Kaliwungu, Pratikto Joko Wijayanto mengapresiasi pelaksanaan Safari Ramadan yang dinilai mampu mempererat koordinasi lintas sektor. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga acara berakhir.






