Jakarta, Medianasional.id – Jalan Ciledug Raya amblas pada Kamis malam (13 Oktober 2022) disebabkan adanya Pekerjaan Pembangunan Drainase Bawah Tanah (Jacking) di Jalan Ciledug Raya Ulujami Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan.
Ambrolnya jalan itu, terindikasi kuat lantaran kontraktor pelaksana adalah perusahaan amatir, sehingga cara kerja pun amatiran.
Diketahui, Paket Pekerjaan Pembangunan Drainase Bawah Tanah (Jacking) di Ciledug Raya dan Pejaten Raya dengan anggaran sekitar Rp 14 Miliar lebih ini dimenangkan oleh PT. Pubagot Jaya Abadi, yang dari awal terkesan tidak profesional. Ironisnya lagi, Proyek Manager pada pekerjaan itu disebut seperti pura-pura “bodoh”.
Demikian penuturan Andi warga Ulujami kepada Medianasional.id baru-baru ini. Ia mengatakan kontraktor tidak komitmen untuk menepati janji kepada warga ketika sosialisasi.
“Dilihat dari hasil pekerjaan, sejauh ini tidak sesuai dengan komitmen mereka kepada masyarakat,” katanya.
“Bahkan amburadulnya proyek tersebut sudah makan korban lantaran kelalaian kontraktor baik sebelum dan sesudah amblasnya jalan kemarin,” katanya.

Ia pun menilai, amblasnya jalan di lokasi proyek disebabkan tidak terdapat sheet file/turab baja.
Dalam pantauan Medianasional.id di lokasi, pekerja tidak gunakan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), tidak ada tempat sholat, dan tak ada pengatur lalulintas.
Untuk akurasi dan perimbangan pemberitaan, Medianasional.id lakukan konfirmasi kepada Kasudin SDA Jakarta Selatan, Santo. Namun, pejabat ini memilih tutup mulut.
Demikian juga dengan Projek Manager yang pilih bungkam. (Rap Turnips)






