
Pesisir Barat, medianasional.id. – Diduga akibat selisih batas Zainudin tega membacok Fatiah. Pasalnya tepat pada 04 Agustus 2021 sekitar pukul 13.00 WIB datanglah seorang lelaki paruh baya yang bernama Zainudin warga Pekon Waytiyas Kecamatan Bengkunat yang diduga sengaja melempari rumah Hairudin dengan
kayu, ternyata yang di dalam rumah nya hanya ada istrinya yang bernama Fatiah.
Karena Fatiah ingin tahu siapa orang yang melempar rumah dia lalu ia keluar melalui
Pintu dapur. Setelah Ia di halaman rumah munculah Zainudin yang mengancam Fatiah sehingga terjadi percekcokan hebat.
Naas, tangan Fatiah dibacok oleh Zainudin hingga berakibat luka serius di bagian tangan kiri jari kelingking dan jari manisnya hampir putus. Namun hal tersebut tidak ada pertanggung jawaban dari pelaku Zainudin.
Hasil penunelusuran awak medianasional.id pemicu utama cekcok antara Zainudin dan Fatiah disebabkan selisih batas lahan tanah.
Ketika dikonfirmasi, anak korban mengatakan pada saat bhabinkamtibmas pekon ingin medamaikan kedua belah pihak di rumah peratin Way Tiyas Ali Yurja, ketika anak korban membicarakan pertanggung jawaban pelaku terhadap korban, peratin Way Tiyas seharusnya memberikan solusi atas kejadian tersebut, yang terjadi bahkan peratin Way Tiyas mengusir kedua belah pihak keluar dari rumah nya. Ironisnya lagi korban didorong oleh peratin Way Tiyas keluar dari rumahnya. Sehingga tidak ada solusi
Ditambahkan anak korban, “sekian lama ibu kami teraniaya, terkesan pratin way tiyas memihak pada pelaku penganiayaan ibu kami,” jelas nya.
Hingga berita ini terbit, Pratin Way Tiyas belum dapat dihubungi. (firya abu)






