Lombok Barat – Untuk menuju Desa yang Definitif, Desa Persiapan Tunjung Are Kecamatan Batulayar Lombok Barat tetap menunjukan kekompakan bersama Masyarakat dalam melakukan pembangunan di wilayahnya, (8/11/2022).
Penjabat Kepala Desa Persiapan Tunjung Are Reni Ekawatie didampingi sekdes, tokoh masyarakat dan perangkat desa menjelaskan bahwa secara kewilayahan sudah siap menjadi Desa Definitif sebab sarana prasarana, kondusifitas wilayah serta laporan perkembangan desa secara Periodik setiap Enam bulan sekali tetap dilakukan.
” Pada bulan Juni 2022 kami sudah selesai melakukan Tiga laporan, sekarang sedang mempersiapkan laporan ke Empat pada Desember 2022 serta RKP 2023,” Tutur Reni
Desa Persiapan Tunjung Are ini juga menunjukkan bukti kekompakan Aktif bersama Masyarakat dalam melaksanakan pembangunan selama Satu tahun diantaranya membuka Lima jalan antar Desa, Antar Dusun, perbaikan – perbaikan fasilitas umum yg telah ada, dan lainnya.
” ini bukti partisipasi Masyarakat dalam membangun Desa demi menjadi Daerah Definitif, sumber dana bersumber dari Pokir anggota dewan, pihak ketiga dan swadaya masyarakat, Terang Reni Penjabat Kepala Desa Tunjung Are.
Reni juga menambahkan, desa persiapan tunjung are sudah menyiapkan beberapa terobosan untuk mengembangkan Potensi wisata dan sentra kuliner (umkm), kedepannya.

” konsep Wisata Pemancingan dan pusat kuliner nanti kita kemas agar bisa menarik para penghobi Mancing biar bisa menyalurkan hobi sambil langsung menikmati hasil pancingannya yg diolah menjadi hidangan siap santap sehingga ini bisa sebagai daya Tarik tersendiri, sudah ada beberapa investor yang siap bekerjasama dengan pemerintah desa persiapan Tunjung Are.
Maka dari itu kami mohon doa restu dan dukungan agar segala yang telah diperjuangkan masyarakat dapat terealisasi dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Respon Masyarakat tetap Antusias dan saya berharap semua pihak tetap semangat dalam menggarap desa persiapan menjadi definitif, butuh komunikasi dan informasi yang jelas dari pihak yang berwenang sehingga ada keseragaman pemahaman terkait kondisi terakhir atau progres dari pemekaran desa ini.
Diakhir Reni berharap sekali-sekali ada dialog dari semua pemangku kebijakan agar bisa berbagi informasi langsung terjun ditengah masyarakat guna menunjukkan keseriusan dalam melanjutkan perjuangan masyarakat menuju desa definitif, tutupnya






