Dari Pembinaan Menuju Pengabdian: Memaknai 4 Pilar Kebangsaan dalam Kehidupan Baru di Lapas Terbuka Kendal

Anggota MPR/DPR RI, Raja Faisal Manganju Sitorus

KENDAL– medianasional.id- Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, dr. Raja Faisal Manganju Sitorus, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Lapas Produktif Terbuka Kendal pada Senin (9/3/26). Kegiatan ini mengusung tema “Dari Pembinaan Menuju Pengabdian: Memaknai Empat Pilar Kebangsaan dalam Kehidupan Baru di Lapas Terbuka Kendal” dan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Terbuka Kendal serta para pegawai magang. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi para aparatur pemasyarakatan yang menjalankan tugas pembinaan kepada warga binaan.

Dalam pemaparannya, dr. Raja Faisal menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai tersebut menurutnya juga harus tercermin dalam sistem pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

“Lapas terbuka bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga ruang bagi lahirnya kembali harapan dan pengabdian kepada bangsa. Melalui pemahaman Empat Pilar Kebangsaan, kita ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar dr. Raja Faisal.

Ia juga menekankan pentingnya peran para pegawai lapas sebagai garda terdepan dalam membimbing warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal nilai moral, keterampilan, serta semangat kebangsaan yang kuat.

Menurutnya, pendekatan pembinaan yang humanis dan produktif di Lapas Terbuka Kendal menjadi contoh bagaimana sistem pemasyarakatan dapat memberikan kesempatan kedua bagi warga binaan untuk memperbaiki diri.

“Ketika pembinaan dilakukan dengan pendekatan yang manusiawi dan berorientasi pada pemberdayaan, maka warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mempersiapkan diri untuk kembali menjadi bagian yang produktif bagi bangsa,” tambahnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, dr. Raja Faisal berharap para pegawai Lapas Terbuka Kendal dapat terus menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam menjalankan tugasnya, sehingga proses pembinaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga membentuk karakter dan semangat pengabdian.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara dr. Raja Faisal dengan para peserta, yang membahas berbagai perspektif mengenai implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam sistem pemasyarakatan.

Dengan semangat “Dari Pembinaan Menuju Pengabdian”, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pemahaman kebangsaan serta membangun optimisme bagi terciptanya kehidupan yang lebih baik bagi para warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses