Dari KOIN NU Menuju Gedung NU, Wujud Kebersamaan Warga Desa Kretek

Brebes, Jawa Tengah1423 Dilihat

Brebes, medianasional.id | Peribahasa “Berakit-rakit ke hulu, berenang ke tepian” menjadi gambaran nyata perjuangan warga Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Desa Kretek, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dalam mewujudkan pembangunan Gedung NU. Berawal dari gerakan pengumpulan KOIN NU secara sedikit demi sedikit, kini cita-cita memiliki Gedung NU perlahan menjadi kenyataan.

Proses pembangunan Gedung NU Ranting Desa Kretek secara resmi dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan  oleh K.H.Ahmad Sobri dari Tinggar jaya, Jatilawang Banyumas,di dampingi ketua Panitia Pembangunan dan jajaran Pengurus Ranting NU, Ketua Panitia Pembangunan, serta Kepala Desa Kretek pada 12 November 2025 lalu. Momentum tersebut menandai dimulainya pembangunan gedung yang diharapkan menjadi pusat aktivitas keagamaan dan kemasyarakatan warga NU setempat.

Pembangunan Gedung NU ini bersumber dari dana swadaya masyarakat melalui program KOIN NU yang tersebar di rumah-rumah warga Desa Kretek. Dana tersebut dikelola secara profesional oleh Pengurus Ranting NU, serta diperkuat dengan sumbangan uang maupun material dari para donatur.

“Alhamdulillah, cita-cita warga NU Ranting Desa Kretek akhirnya mulai terwujud,” ujar Wakil Ketua Panitia Pembangunan, H. Syafii, saat ditemui di lokasi pembangunan pada kegiatan pengecoran lantai dasar bersama warga setempat.

Ia menjelaskan, gedung tersebut akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 300 meter persegi yang berlokasi di Desa Kretek Al Barokah. Tanah tersebut dibeli dari hasil pengumpulan KOIN NU. Direncanakan, gedung dakwah setinggi tiga lantai akan segera berdiri dan digunakan untuk mengakomodasi berbagai kegiatan dakwah, sosial, ekonomi, serta kemasyarakatan NU Ranting Desa Kretek.

Panitia pembangunan menargetkan penyelesaian gedung dalam waktu satu tahun dengan estimasi anggaran sekitar Rp700 juta. Namun demikian, panitia masih berharap adanya dukungan dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Brebes guna mempercepat proses pembangunan, mengingat masih adanya keterbatasan baik dari sisi material maupun pendanaan.

Pada Minggu, 21 Desember 2025, suasana gotong royong tampak jelas dalam proses pengecoran lantai dasar. Hadir di tengah-tengah kegiatan tersebut Kepala Desa Kretek, jajaran Pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah NU, BANSER, para kader NU, serta tokoh masyarakat yang bahu-membahu bersama warga.

Di sela kegiatan, Kepala Desa Kretek, Yahya, menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat kebersamaan warga dalam pembangunan Gedung NU. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut dan mengimbau masyarakat untuk terus memberikan sumbangsih terbaik, baik berupa tenaga, material, maupun pemikiran, agar pembangunan dapat selesai sesuai rencana.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pembangunan, H. Syafii, kembali menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas antusiasme masyarakat Desa Kretek. Menurutnya, gedung dakwah ini telah lama dinantikan oleh warga NU setempat.

“Harapan kami, setelah gedung ini selesai, dapat dimanfaatkan sebagai sentra kegiatan umat. Tidak hanya fokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan sosial kemasyarakatan demi kemajuan warga NU serta kemaslahatan masyarakat luas, dan tentunya bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” tegasnya.

(Sholihin AR)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses