Mataram, – Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) diproyeksikan memberikan dampak ekonomi signifikan, dengan perputaran ekonomi mencapai Rp 800 miliar dan penciptaan 9.800 lapangan kerja temporer. Angka fantastis ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), akomodasi, transportasi, serta kuliner, (27/06/2025).
Event besar ini diprediksi membuat hotel dan penginapan penuh, meningkatkan permintaan transportasi lokal, dan melambungkan penjualan kuliner. Kontribusi terbesar datang dari sektor akomodasi (Rp 30 miliar), makanan dan minuman (Rp 21 miliar), transportasi lokal (Rp 10 miliar), dan belanja oleh-oleh (Rp 6 miliar).
Hebatnya lagi, sekitar 90% kebutuhan logistik dan venue dipasok oleh pelaku usaha lokal, yang tak hanya menciptakan ratusan lapangan kerja sementara tapi juga menggerakkan UMKM. Pemerintah daerah dan penyelenggara mengimbau agar pelaku usaha tidak menaikkan harga berlebihan demi dampak ekonomi yang berkelanjutan. FORNAS VIII NTB diharapkan menjadi momentum emas bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan UMKM.






