Indramayu, medianasional.id – Sepanjang tahun 2025, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu mencatat tren yang cukup unik. Petugas lebih sering berjibaku mengevakuasi sarang tawon vespa dibanding menangani peristiwa kebakaran.
Kepala Bidang Damkar Indramayu, Aditiya Rahman, mengungkapkan bahwa dari rekapitulasi penanganan selama 2025, tercatat 795 kali evakuasi sarang tawon vespa, sementara kejadian kebakaran hanya 98 kasus. Angka tersebut menunjukkan evakuasi tawon hampir sepuluh kali lipat lebih banyak dibanding kebakaran.
“Evakuasi sarang tawon vespa menjadi penanganan nonkebakaran terbanyak, bahkan jauh melampaui jumlah kebakaran itu sendiri,” jelas Aditiya, Senin (1/3/2026).
Ia menekankan, keberadaan tawon vespa (vespa affinis) di sekitar permukiman patut diwaspadai. Serangga ini dikenal agresif dan berbahaya, bahkan sengatannya bisa berakibat fatal. Karena itu, masyarakat diimbau tidak mencoba menanganinya sendiri, melainkan segera melapor ke Damkar agar penanganan dilakukan secara aman.
Dari 98 kasus kebakaran yang ditangani sepanjang 2025, kebakaran rumah mendominasi dengan 45 kejadian. Disusul kebakaran tiang listrik sebanyak tujuh kali, serta beberapa insiden lain yang membutuhkan intervensi Damkar.
Aditiya menambahkan, jajaran Satpol PP dan Damkar Indramayu bekerja penuh waktu dengan sistem shift 24 jam untuk merespons setiap laporan masyarakat.






