Cegah Longsor dan Banjir, Perhutani KPH Kendal Bersama Polsek Singorojo Tanam 5.000 Pohon

KENDAL –medianasional.id– Upaya pencegahan bencana tanah longsor dan banjir terus dilakukan di Kabupaten Kendal. Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal bersama Polsek Singorojo, Polres Kendal, menanam sebanyak 5.000 bibit pohon di kawasan hutan Petak 67J seluas 6,4 hektare, RPH Trayu, BKPH Boja, Desa Kertosari, Kecamatan Singorojo, Kamis (15/1/2026).

Penanaman dilakukan di kawasan hutan produksi dengan komposisi tanaman berupa kayu keras dan bibit buah-buahan. Ribuan bibit tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi hutan sebagai penyangga lingkungan sekaligus mengurangi potensi bencana alam.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Perhutani KPH Kendal, di antaranya Kepala KPH Kendal Muhadi yang diwakili Asper BKPH Boja Mohamad Abidin, Pabin KPH Kendal, Kapolsek Singorojo AKP Sudali, Babinkamtibmas, serta Babinsa setempat.

Administrator KPH Perhutani Kendal, Muhadi, melalui Asper BKPH Boja Mohamad Abidin, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Perhutani dan jajaran kepolisian dalam menjaga kelestarian hutan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi Polsek Singorojo dan Polres Kendal dalam kegiatan penanaman pohon ini. Tujuannya untuk menjaga lingkungan agar dapat meminimalkan risiko bencana seperti tanah longsor dan banjir,” ujar Muhadi melalui Asper Mohamad Abidin.

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan hutan dan lingkungan hidup di Kabupaten Kendal.

“Bibit yang ditanam hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Selain itu, tanaman buah-buahan juga dapat dimanfaatkan satwa sebagai sumber pakan alami,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Singorojo AKP Sudali menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam dan keselamatan masyarakat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut merawat dan menjaga tanaman yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Dengan menjaga hutan tetap hijau, kita ikut melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Kegiatan ini menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya Perhutani dan Polri, tetapi juga masyarakat,” kata AKP Sudali.

Melalui penanaman sekitar 5.000 pohon tersebut, Perhutani KPH Kendal berharap fungsi hutan sebagai penyangga ekosistem terus terjaga sekaligus mendukung upaya pencegahan bencana dan pelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan.(*)

Posting Terkait

ADVERTISEMENT
Konten berikut adalah iklan platform MGID, medianasional.id tidak terkait dengan isi konten.

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses