Camat Blado Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Hidup di Tatanan Baru, Sesuai Protokol Kesehatan, Cegah Covid -19.

Batang272 Dilihat

Batang-medianasional.id
Dalam upaya menekan jumlah pasien positif covid -19 di wilayah Kabupaten Batang, khususnya kecamatan Blado, Muspika Blado giat melaksanakan seruan himbauan dan ajakan kepada masyarakat pemahaman akan bahaya Covid-19, dan langkah -langkah pencegahannya. Selasa (15/9/20).

Di berbagai kesempatan Kusnoto Camat Blado bersama Muspika dan instansi terkait gencar melakukan sosialisasi tanpa henti, bentuk upaya pencegahan sejak dini.

Kusnoto Camat Blado disaat di wawancara awak media nasional mengatakan “Sejak pertama kali adanya Covid -19, kecamatan Blado masuk wilayah zona merah karena awalnya ada sebelas (11) pasien positive Covid-19, sepuluh (10) pasien sembuh, sedangkan yang satu (1) meninggal dunia. Dan lima (5) minggu kemarin Blado memasuk zona hijau 2 minggu, dan saat ini Blado masuk zona kuning dan adapun zona merah di desa Selopajang Barat,”terangnya.

“Karena ada satu warga desa Selopajang Barat yang positif Covid-19, padahal warga tersebut kerja dan tinggal di Batang sebagai asisten rumah tangga, dan sudah lama kembali ke Selopajang Barat.

“Pencegahan giat dan gencar dilakukan, sejak adanya informasi wabah virus Covid-19, kecamatan Blado tanggap dan pro aktif, hari itu juga kami langsung melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui Kepala Desa se Kecamatan Blado,”kata Kusnoto Camat Blado.

Kamipun sudah jauh – jauh hari, melakukan penyemprotan disenfektan ketempat – tempat kerumunan, maupun keramaian warga, pasar dan balidesa, sebagai langkah upaya dalam melakukan pencegahan Covid -19 di wilayah Blado,”ucap Kusnoto Camat Blado memberikan keterangan kepada awak Media Nasional.

Di berbagai kesempatan, misalkan pada acara rapat maupun kunjungan ke desa, kita selalu memberikan pengarahan, akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan senantiasa menggunakan masker.

“Dan kami juga giat melakukan edukasi penggunaan masker, salah satunya dengan melakukan operasi masker, bersama Muspika Blado, yang kami galangkan dari awal pandemi Covid-19 dengan memberikan edukasi, sekaligus memperingatkan kepada warga pentingnya menjaga protokol kesehatan, sekaligus membagikan masker secara gratis,”bebernya.

Blado termasuk katagori baik, karena dari pertama pembagihan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan BST kita dipantau langsung Oleh Forkaminda, dengan penerapan penataan kursi dengan jarak minimal 1 meter, Alhamdulilah berjalannya dengan baik sesuai protokol kesehatan,”paparnya.

Kami juga meminta warga yang mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST) yang melalui kantor pos, pindah dan menggunakan area halaman kecamatan agar tidak adanya desak – desakan maupun kerumunan warga, dengan cara kami persiapkan duduk dan bagi yang tidak kebagihan tempat duduk kami minta untuk menunggu di depan halaman kantor kecamatan sambil santai dan tidak berdesak – desakan,”ungkapnya.

“Selanjutnya kami panggil satu persatu sesuai namanya, menggunakan pengeras suara, agar pengambilan bantuan berjalan dengan baik, sesuai protokol kesehatan,”tegasnya.

Kami juga menegaskan kepada tamu maupun pegawai internal kecamatan harus menggunakan masker, namun manakala ada yang tidak menggunakan masker kami suruh pulang mengambil masker, hal ini kami terapkan sebagai bentuk kedisiplinan mencegah Covid -19,”tandasnya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kec.Blado agar makin meningkatkan pemahaman bahaya Covid-19, dengan senantiasa menjaga dan menaati protokol kesehatan,”himbaunya.

Reporter : Sukirno.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses