Bupati Kendal Kunjungi Korban Banjir Sambil Bagikan Bingkisan Sembako

Jawa Tengah, Kendal860 Dilihat

KENDAL -medianasional.id- Bupati Kendal, Dico Ganinduto melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah patebon, termasuk meninjau tanggul jebol yang menjadi salah satu penyebab utama banjir bandang.

Dalam kunjungannya, bupati juga menyerahkan bantuan sembako dari wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, kepada warga terdampak banjir.

Kunjungan ini dilakukan pada hari keenam pascabanjir yang melumpuhkan sejumlah kawasan, termasuk desa babatan. Banyak warga masih sibuk membersihkan rumah dari lumpur dan sisa-sisa banjir.

Dalam rumah lumpur masih setinggi 20 sentimeter,sementara mau masuk jalanya masih tertutup lumpur.

Bupati setelah melihat di dapur umun desa babatan langsung melihat kondisi rumah warga yang diterjang banjir di sekitar lokasi tanggul jebol, setidaknya ada lima rumah yang hanyut rata dengan tanah dan tidak diketahui hanyutnya rumah.

Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengupayakan bantuan lebih lanjut. “Termasuk relawan untuk membantu warga membersihkan lumpur di kawasan yang sulit dijangkau,” ujar Dico Ganinduto.

Salah satu korban banjir mengaku hingga saat ini listrik masih padam, air PDAM juga mati tidak bisa membersihkan rumahnya yang jauh dari jalan raya. Sehingga jarang dapat bantuan makan maupun batuan membersihkan rumah.

“Lumpur masih setinggi lutut, ini dapat batuan sembako, namun tidak bisa memasak karena rumahnya belum bisa dibersihkan,” kata Arifah ,warga RT 2 Dukuh Babadan Kauman, Kebonharjo, Patebon.

Banjir bandang yang terjadi akibat curah hujan tinggi dan jebolnya tanggul telah menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat. Pemerintah daerah bersama pihak terkait kini fokus pada penanganan pascabencana, termasuk perbaikan tanggul dan distribusi bantuan logistik. Penanganan tanggul sifatnya sementara nantinya akan dilakukan asesmen kebutuhan biayanya berapa dan akan dibuatkan tanggul permanen.(*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses