Kampar, medianasional.id – Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, S.H, amanahkan jabatan Ketua Badan Narkotika Kampar (BNK), kepada Drs Yusri M.S.i. Hal tersebut terlihat pada acara serah terima SK Ketua BNK Kampar yang dihadiri oleh seluruh pengurus BNK Kampar, di ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kampar. Selasa, (7/5/19).
Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, S.H, dalam arahannya mengatakan, penyerahan jabatan ketua BNK ini di karenakan alih fungsi jabatan, dari Wakil Bupati menjadi Bupati Kampar. Dengan demikian, tentu saja posisi sebagai Bupati Kampar banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
“Selain itu juga, agar saya bisa lebih fokus kepada pekerjaan saya sebagai Bupati. Maka dari itu, saya serahkan jabatan Ketua BNK Kampar ini kepada pak Sekda. Dengan harapan amanah ini dapat dilaksanakan dengan baik, dan BNK Kampar dapat bekerja dengan lebih bagus, transparan, dan dapat mendukung pemerintah Kabupaten Kampar memberantas peredaran narkoba,” jelasnya.
Kemudian Catur Sugeng Susanto meminta maaf, karena belum bisa berbuat lebih banyak lagi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh BNK Kampar. Ia berpesan untuk selalu menjaga koordinasi dengan seluruh aparat, stakeholeder, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta lainnya. Dengan terus memberikan sosialisasi pencegahaan dan penanggulangan bahaya narkoba.
Sementara itu, untuk Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BNK dijabat oleh AKBP (Purn) H. Abdul Kadir, Ia berpesan supaya BNK bekerja maksimal dalam SK tersebut kalahar yang baru, AKBP. (Purn) H. Abdul Kadir. Karena Narkoba yang sudah sangat merisaukan menjadi perhatian bagi pengurus dan Ketua yang baru,” ungkap Bupati Kampar.
Sementara itu, Kalakar Abdul Kadir sesuai arahan Bupati Kampar, bahwa Kabupaten Kampar peredaran Narkoba sangat tinggi.
Sinergi dengan lintas sektoral sekurangnya mengurangi terhadap peredaran dan pengaruh narkoba, kita akan susun program dan sosialisasi tentang bahaya narkoba ke sekolah, organisasi anak kemanakan, Ninik mamak, Kepala Sekolah, Kepala Desa, dan masyarakat.
Selanjutnya mari kita susun dulu program, khususnya pembinaan Organisasi. Setelah itu, kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat,” Tutup Abdul Kadir. ( Rilis / Robinson Tambunan)






