Bupati Halmahera Selatan Hadiri Tradisi Adat Masyarakat Desa Panamboang

Maluku Utara382 Dilihat
Bupati Halmahera Selatan saat menghadiri acara adat

Labuha, medianasional.id – Kegiatan hari besar atau disebut dengan tola tao atau tolak bahala yang dilaksankan oleh Masyarakat Desa Panambuang, Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), di hadiri langsung oleh Bahrain Kasuba selaku Bupati Halsel bersama sekertaris daerah Helmy Surya Batutihe dan dari kesultanan Bacan, Polsek Pulau Bacan, ketua aliansi indoensia.

Hari besar tersebut di buka langsung dengan resmi olah bupati halmahera selatan, kamis (30/01/2020).

kepala Desa Panambuang, Heri Wanus karlos mengatakan, adat suku sanger atau tola tao semoga dapat mendorong pembangunan yang ada di desa panambuang.

Lanjut dia, adat ini memiliki simbol perahu sanger, dalam kaitan dengan rumah adat kedepan, dalam simbol perahu” dalam arti bahwa sejara suku sanger pertama masuk di negeri saruma mengunakan perahu sanger, ungkap lewat sambutanya kades.

terlepas dari itu juga”sambutan dari kesultanan bacan” dalam sambutanya ritual aksi budaya khusus”tola Tao/ tolak bahala, apa yang di memunculkan”masyarakat sanger atau masyrakat yang lain.komonitas desa panamboang,sore hari ini sesungguhnya adalah suatu kepedulian batin”yang berurat dan berakal dari rasa dan karsa , terhadap kekuatan hakiki kepada tuhan yang maha esa/di mata Allah SWT.

“Kita semua manusia ini tergolong manusia yang lema/ naif kelemahan ini memberikan dampak terhadap keteguhan keimanan’utamanya segala usaha amal bhakti sehari-sehari”dalam hidup dan kehidupan kita, suatu sanjungan patut di beri jempol ternyata komunitas atau masyarakat lain di desa panampoang sanger telah berfikir jau kedepan, tentang perlunya di bangkitkan kembali ritual tola tao. Ritual ini bersumber dari negeri asalnya,”Ungkapnya.

Sementara Bupati Halmahera Selatan Bahraen Kasuba, dalam Sambutannya mengatakan acara tola tao atau tolak bahala dapat di simpulkan bahwa kegiatan ini juga merupakan ajang silahturahmi dan ajang suka cita”Warga sanger dan lebih khususnya Keluarga nasrani yang baru saja melaksanakan natal dan tahun baru. Untuk itu kiranya ini adalah menutup natal dan tahun baru’ sore hari ini seiring dengan kegiatan tola tao atau tolak bahala.

Mengingat kegiatan positif dan membangun kebersamaan, Bupati juga menuturkan adat tolak tao ini akan di jadikan sebagai hari besar atau ajang tahunan. (Bhasten)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses