Jakarta, Medianasional.id – Ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/9) siang.
Aksi yang diikuti sekitar 1.000 peserta dari berbagai elemen, antara lain KASBI, KPBI, SGBN, KPR, SEMPRO, SMI, dan YLBHI itu mendapat pengawalan ketat dari Batalyon B Pelopor Brimob Polda Metro Jaya. Sebanyak 2 SSK personel disiagakan, didukung 1 unit armoured water cannon (AWC) dan 1 unit gas air guna (GAG).
Pengamanan lapangan dipimpin langsung oleh Danyon B Pelopor, Kompol Eko Supriyanto, S.H., dengan penanggung jawab lapangan AKP Nilo Yuliardi dan Ipda Abdul Sukur. Massa tiba di lokasi sekitar pukul 13.35 WIB, kemudian bergerak menuju area kolam Monas. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan sempat ditutup sementara.
Dalam orasi, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya reformasi perpajakan, pemangkasan gaji pejabat, penghapusan sistem outsourcing, hingga penghentian kekerasan aparat. Sebagai simbol perlawanan, mereka juga mengarak boneka tikus berdasi sebagai bentuk kritik terhadap elit politik.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan pengamanan dilakukan sesuai prosedur dengan mengedepankan pendekatan humanis.
“Kami memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara konstitusional dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan,” ujarnya.
Hingga sore hari, aksi berlangsung kondusif tanpa insiden berarti.






