Bidik Pariwisata Berkualitas, Pemprov NTB Jajaki Kolaborasi Global Bersama Chain of Deeds

Mataram, medianasional, NTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) terus bergerak aktif memperluas jejaring internasional demi memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi pariwisata berkualitas (quality tourism).
Langkah strategis ini dibahas langsung dalam audiensi antara Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, bersama perwakilan Chain of Deeds—sebuah jejaring internasional yang fokus pada pengembangan komunitas, kewirausahaan, investasi, dan kolaborasi lintas negara—di Kota Mataram, Senin (29/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa arah pembangunan pariwisata NTB kini tidak lagi sekadar mengejar kuantitas atau jumlah kunjungan wisatawan. Pemprov NTB berkomitmen penuh mengedepankan pariwisata berkualitas yang mampu mendongkrak ekonomi warga lokal tanpa merusak identitas budaya dan nilai-nilai keislaman daerah.
“Kita ingin mengembangkan pariwisata yang berkualitas, bukan sekadar mengejar jumlah wisatawan. Nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat harus tetap menjadi fondasi pembangunan. Lombok harus dikenal sebagai destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman wisata berkualitas sekaligus menjaga jati diri daerah,” ujar Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

Merespons berbagai peluang kerja sama global yang ditawarkan, Gubernur menyambut baik hal tersebut. Ia menegaskan bahwa pintu kolaborasi internasional selalu terbuka lebar selama memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik di sektor promosi wisata, investasi, hingga pengembangan ekonomi syariah. Sebagai tindak lanjut, Gubernur meminta agar seluruh gagasan yang dibahas segera dituangkan ke dalam sebuah peta jalan (roadmap) resmi.


Selain promosi pariwisata, pertemuan ini juga menyoroti peluang penguatan ekosistem ekonomi syariah di NTB melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga keuangan lokal, serta kebutuhan pengembangan fasilitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) untuk mendukung agenda internasional di Lombok.
Di sisi lain, perwakilan Chain of Deeds, Harun Taylor dan Usman, mengungkapkan bahwa Lombok memiliki daya tarik yang sangat kuat di mata komunitas Muslim internasional. Menurut mereka, tren global saat ini menunjukkan peningkatan minat wisatawan terhadap destinasi yang aman, religius, serta menawarkan kualitas hidup yang baik.

Chain of Deeds menilai Lombok berpeluang besar menjadi pusat pertemuan komunitas global yang mempertemukan investor, pelaku usaha, filantropis, hingga kreator dari berbagai negara. Melalui jaringan global yang mereka miliki, Chain of Deeds menyatakan kesiapannya untuk memperkenalkan potensi Lombok ke mitra-mitra strategis di kawasan Timur Tengah, Eropa, Australia, hingga Amerika Utara.
Sebagai langkah konkret awal, Chain of Deeds mengusulkan penyelenggaraan forum atau festival internasional di Lombok. Agenda tersebut diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi komunitas Muslim dunia sekaligus pintu masuk investasi dan kerja sama ekonomi yang lebih luas bagi kemajuan Provinsi NTB.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses