
Pasaman, medianasional.id – Kepala Dinas Sosial Pasaman Amdarisman mengatakan, Banyaknya jenis bantuan Covid-19 menyebabkan terjadinya data ganda, penerima yang sudah meninggal, penerima PNS sehingga memperlambat di realisasikan bantuan-bantuan tersebut kepada masyarakat Pasaman.
“Jenis-jenis bantuan yang direalisasikan kepada masyarakat yaitu Bansos BLT dari Baznas /3 bulan Rp. 446.400.000 milyar, Bansos BLT Lantas Polri / 3 Bulan Rp. 720.000.000 milyar, Bansos BLT Kemensos l /3 bulan Rp. 28.096.200, Bansos Kemendes /3 bulan Rp. 16.151.400, Bansos Provinsi 8.857 / 3 bulan = Rp.15.942.600 dan Bansos Kabupaten 17.765 KK (perkiraan) x Rp 600.000 x 2 bulan Rp 21.318.000 Milyar (baru akan dilaksanaan pendataan setelah BLT lainnya selesai) ditambah dengan Bansos yang selama ini telah direalisasikan kepada masyarakat PKH dan BPNT”, kata Kadis Sosial kepada awak media.
“Yang menyulitkannya, bantuan-bantuan Bansos BLT Covid-19 tersebut tidak Satu pintu, seperti bantuan dari kementrian sosial yang memakai data DTKS 2014 inilah penyebab terjadinya data penerima ganda, meninggal dunia, PNS, dan lain sebagainya di sebakan perkembangan masyarat selang waktu enam tahun ini tidak masuk di dalam data tersebut dan musti di evaluasi,” terangnya
Bansos yang diterma oleh masyarakat dari seluruh jenis Bansos BLT Covid-19 semuanya sama yaitu Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan jadi Rp 1.800.000 pada tahap satu ini ada yang dicairkan untuk satu bulan Rp. 600.000 dan ada yang dicairkan untuk dua bulan Rp 1.200.000.
“Kami dari Dinsos kabupaten Pasaman banyak menerima laporan dan menemukan dan kami pun melakukan evaluasi pada data tersebut dan menghentikan pencairan pada penerima yang telah mendapatkan bantuan BLT dari sumber dana yang berbeda, PKH dan BPNT. Kami sempat menghentikan pencairan untuk beberapa hari memutahirkan data agar tidak salah sasaran,” lanjutnya.
Untuk saat ini Bansos yang telah direalisasikan pada tahap I (satu) adalah Bansos BLT Polri, Bansos BLT Baznas, Bansos BLT Kemendes yaitu Bansos yang dikelola oleh pemerintahan Nagari dari dana ADD.
“Sedangan Bansos yang sedang berjalan pencairannya pada tahap satu (I) adalah Bansos BLT dari Kemensos Pusat yang pada hari ini tinggal di realisasikan di kecamatan mapatunggul selatan selanjutnya Bansos BLT Provinsi kurang lebih 2/3 telah dicairkan dan ins’ya Allah minggu ini di targetkan rampung seluruhnya”, sambungnya
“Setelah seluruh Bansos BLT kemensos pusat, Kemendes, provinsi, polri dan baznas di relaisasikan tahap I (satu) seluruhnya barulah kita akan realisasikan Bansos Covid-19 BLT kabupaten, tujuanya adalah untuk merealisasikan sekaligus untuk menutupi yang belum dapat bantuan Bansos BLT dan kami dari Dinsos kabupaten Pasaman akan lansung terjun ke seluruh kejorongan yang ada di kabupaten Pasaman dan kami targetkan di minggu ke tiga di bulan juli telah di realisasikan, upaya yg dilakukan dinsos, seluruh staf dan jaringan SLRT, TKSK berjibaku siang dan malam utk memburu data dimaksud supaya tepat dan cepat terealisasi, insya Allah minggu ini akan selesai semuanya, tinggal 1 (satu ) BLT lagi yakni BLT kabupaten yang insya Allah minggu ini juga sudah mulai dilakukan pendataannya,” tutupnya.
Reporter : Jamal Mirdat






