Badan Siber dan Sandi Negara Akan Lakukan Pengamanan di Kabupaten Batang

Batang213 Dilihat

BATANG, MEDIANASIONAL.ID
Dalam rangka membantu profesionalisme pekerjaan pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membentuk tim penanggulangan dan pemulihan insiden siber sendiri atau tim tanggap darurat komputer, Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Asistensi yang di lakukan oleh BSSN dikandung maksud untuk melindungi serangan – serangan siber dari luar pada sistem ketahanan siber pemerintah. Tim CSIRT inilah yang nantinya akan melakukan pemantauan setiap saat dengan melakukan monitoring, dan menganalisa, setiap gejala yang nampak pada sistem jaringan.

Kepala Sub Direktorat Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Daerah Wilayah II Agustinus Toad mengatakan, Diera digitalisasi seperti saat ini, terkadang serangan-serangan siber datang menyerang, khususnya pada sistem pemerintah. Sementara itu persiapan dari pemerintah sendiri belum siap untuk menanggulangi seluruhnya. Kegiatan berlangsung di Ruang Analitik Diskominfo, Kabupaten Batang, Rabu (9/6/2021).

Ini memang perlu sinergitas, baik di system siber pemerintah provinsi, Kabupaten / Kota perlu adanya koordinasi apabila sewaktu – waktu terjadi gangguan pada sistem keamanan siber pemerintah. BSSN salah satu kegiatannya adalah menangani serangan siber dan juga melakukan pemantauan serangan hacker.

” BSSN akan menyiapkan tim CSIRT dengan SDM sesuai ketentuan, tim BSSN juga perlu melihat infrastruktur jaringannya seperti apa, dan apa saja yang harus dilengkapi. Sehingga, celah-celah kerawanan hacker bisa diantisipasi,” Ungkapnya.

Terkait dengan hadirnya BSSN, Kepala Diskominfo Kabupaten Batang Triossy Juniarto menuturkan, Dengan adanya langkah yang dilakukan BSSN untuk membuat CSIRT di Kabupaten Batang sangatlah mendukung, disamping meningkatkan profesional dalam bekerja. Keamanan sebuah data baik data pribadi, maupun data negara sangatlah penting. Apalagi sebuah dokumen yang tidak di publikasikan sampai jatuh ketangan orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

Pembentukan CSIRT untuk menjaga dan mengantisipasi adanya serangan siber yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, yang bertujuan untuk mengganggu system jaringan atau informasi pemerintah.

“Data pribadi maupun di pemerintahan sangatlah penting, karena itu adalah sebuah privasi yang sengaja tidak di publikasi,” bebernya.

#PujiLeksono

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses