August Hamonangan Serap Aspirasi Warga: Perjuangkan Pendirian Rumah Ibadah hingga Pengembangan UKM Mandiri

Jakarta949 Dilihat

August Hamonangan menjaring aspirasi masyarakatnya di Pasar Minggu, Jaksel. 

Jakarta, Medianasional.id – Anggota DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan, menggelar reses di Gedung Ictus GPIB Pasar Minggu, mendengarkan berbagai aspirasi warga terkait kendala perizinan rumah ibadah, infrastruktur lingkungan, hingga pengembangan UKM di Jakarta.

Perjuangan Hak Beribadah: Negara Harus Hadir

Salah satu isu utama yang mencuat dalam reses ini adalah hambatan perizinan rumah ibadah yang masih dialami oleh GBKI, GKI Ampera, Yasmin, dan HKBP Ciganjur. Hingga kini, gereja-gereja tersebut belum mendapatkan legalitas resmi, meskipun telah berupaya memenuhi persyaratan yang diwajibkan.

August menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan hak beribadah bagi semua warga sesuai dengan undang-undang.

Dalam sesi tanya jawab, seorang warga mengungkapkan keprihatinannya terhadap oknum-oknum di pemerintahan yang diduga berafiliasi dengan kelompok garis keras, sehingga menghambat proses perizinan rumah ibadah. Bahkan, spanduk penolakan terhadap pembangunan gereja masih terlihat di beberapa tempat publik.

“Kenapa dibiarkan? Negara harus hadir dengan mengerahkan aparat, termasuk TNI, untuk memastikan pembangunan rumah ibadah berjalan sesuai amanah konstitusi,” tegas warga tersebut.

Sebagai solusi, warga dan August sepakat bahwa Pemprov DKI Jakarta perlu mengalokasikan anggaran khusus untuk menyediakan lahan bagi rumah ibadah minoritas, yang nantinya dapat dibeli atau dicicil oleh pihak terkait.

Tindak Lanjut Infrastruktur dan Lingkungan

Selain isu rumah ibadah, warga juga mengeluhkan sejumlah permasalahan infrastruktur, seperti penerangan jalan umum (PJU), mobil proyek yang merusak lingkungan, serta drainase yang buruk.

August Hamonangan bersama tokoh masyarakat dan undangan dari ASN Pemrov DK Jakarta

Menanggapi hal ini, August Hamonangan langsung menghubungi Kasudin SDA Jakarta Selatan, Santo, untuk meminta solusi cepat terhadap permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh mobil proyek di sekitar permukiman warga.

“Saya meminta agar mobil-mobil yang melintas tidak menyebabkan lingkungan kotor dan rusak. Selain itu, jalan yang kotor akibat lintasan kendaraan menuju pangkalan SDA juga harus segera dibersihkan,” ujar August dalam percakapannya dengan Santo.

Dorongan untuk Atlet Muda Jakarta

Dalam reses tersebut, hadir pula perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Anthoni Sihombing, yang menjelaskan tentang program Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Jakarta. Program ini membuka peluang bagi anak-anak berbakat di bidang olahraga untuk mendapatkan pembinaan khusus dan berkesempatan membela Jakarta di berbagai ajang olahraga.

“Tahun lalu, Dispora DKI Jakarta menargetkan 200 orang penerimaan atlet di PPOP, dan target itu berhasil tercapai,” ujar Anthoni.

Ia pun mengajak warga untuk mendaftarkan anak, saudara, atau ponakan yang memiliki potensi di bidang olahraga ke PPOP Ragunan.

“Semua atlet nantinya akan dibina dan dipersiapkan untuk mewakili DKI Jakarta dalam even olahraga tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Target 15 Ribu UKM Mandiri dan Berkualitas

Dalam bidang ekonomi, politisi PSI ini menegaskan komitmennya untuk menciptakan 15 ribu UKM mandiri dan berkualitas di Jakarta.

“Kami ingin memastikan bahwa UKM di Jakarta bisa berkembang dan memiliki daya saing tinggi, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

August menilai bahwa penguatan sektor UKM merupakan salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di ibu kota.

Komitmen untuk Jakarta yang Lebih Baik

Dengan berbagai program yang ia perjuangkan, August Hamonangan berharap dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta. Baik dalam memastikan kebebasan beribadah, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, maupun memperbaiki fasilitas umum, ia bertekad untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat.

“Tugas saya sebagai wakil rakyat bukan hanya mendengar, tetapi juga memastikan setiap aspirasi warga bisa diwujudkan dalam kebijakan nyata,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses