Atasi Abrasi, Tokoh Pemuda Indramayu Sulap Pesisir Pantai Pringgacala Jadi Kawasan Ekowisata

Indramayu1432 Dilihat
INDRAMAYU, medianasional.id – Krisis abrasi yang mengancam pesisir utara Jawa memicu aksi nyata dari warga dan tokoh pemuda Desa Pringgacala, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Dipimpin oleh Abdul Ajis, gerakan swadaya masyarakat ini konsisten melakukan penanaman pohon mangrove dan cemara laut untuk melindungi ekosistem pesisir sekaligus mempersiapkannya sebagai destinasi wisata alam (ekowisata) baru.
.
Aksi penghijauan yang telah berjalan sejak awal tahun 2025 hingga pertengahan tahun 2026 ini membentang sepanjang 7 kilometer, mulai dari perbatasan Desa Benda hingga Desa Tanjakan.
.
Hingga saat ini, sebanyak 40 ribu pohon mangrove telah berhasil ditanam secara bergotong-royong. Selain itu, Abdul Ajis secara pribadi turut menyumbang dan menanam sedikitnya 500 pohon cemara untuk memperkuat struktur tanah pantai.
.
“Penanaman ini bukan sekadar untuk mencegah pengikisan pantai dan melindungi lahan pertanian warga, tetapi juga investasi jangka panjang. Kami ingin kawasan ini menjadi destinasi wisata alam yang hijau, sejuk, dan indah, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Desa Pringgacala,” ujar Abdul Ajis.
.
Meskipun potensi wisatanya sangat besar, pengembangan kawasan pesisir Pringgacala masih menghadapi tantangan berat. Saat ini, akses jalan menuju lokasi pantai belum dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Tantangan lainnya adalah pengelolaan sampah di area pantai yang dinilai belum optimal.
.
Menyikapi kendala tersebut, Abdul Ajis bersama Pemerintah Desa Pringgacala berharap adanya perhatian dan dukungan regulasi maupun infrastruktur yang lebih serius dari instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
.
Dukungan serupa disampaikan oleh Samsuri, salah seorang Pamong Desa dari Karangampel yang berkunjung ke lokasi. Menurutnya, Kecamatan Karangampel sangat membutuhkan destinasi wisata ikonik yang bisa menjadi kebanggaan daerah sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal. Namun, ia juga menekankan pentingnya komitmen pengelola dan wisatawan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
.
Melalui siaran pers ini, pengelola dan warga Desa Pringgacala mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan cara tidak membuang sampah sembarangan dan aktif menjaga kelestarian benteng hijau yang sedang dibangun.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses