INDRAMAYU, medianasional.id – Guna menjamin kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Polres Indramayu mulai memperketat rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalur Pantura. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penutupan sejumlah titik putar balik (U-Turn) yang dianggap ilegal maupun rawan memicu kecelakaan.
.
Di wilayah hukum Polsek Widasari, petugas kepolisian terpantau memasang pembatas jalan berupa tolo-tolo di 12 titik krusial. Pemasangan barikade sementara ini bertujuan untuk memastikan kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah, maupun sebaliknya, dapat melaju tanpa hambatan akibat adanya kendaraan yang memutar arah sembarangan.
.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, menegaskan bahwa sterilisasi U-Turnmerupakan hal yang mendesak. Mengingat karakter Jalur Pantura yang lurus memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, hambatan kecil seperti aktivitas putar balik dapat berakibat fatal.
.
“Kami melakukan pemasangan tolo-tolo di 12 titik putaran jalan wilayah Kecamatan Widasari. Tujuannya jelas, yakni mencegah penumpukan arus akibat kendaraan yang memutar balik, sekaligus menekan angka kecelakaan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026,” ujar AKP Tarno.
.
Adapun sebaran penutupan ini meliputi beberapa titik padat, mulai dari kawasan Bangkaloa, Ujungarus, hingga Ujungjaya dan Luwihgede. Fokus pengamanan juga diarahkan pada area di depan SPBU dan rumah makan yang memiliki intensitas keluar-masuk kendaraan cukup tinggi.






