Alumni SMPN 1 Bumiayu Angkatan 2005 Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir Bandang

Brebes, Jawa Tengah1134 Dilihat

Brebes, medianasioanal.id | Gelombang solidaritas dari Alumni SMPN 1 Bumiayu angkatan 2005 terus mengalir bagi warga terdampak banjir bandang yang melanda Kecamatan Bumiayu. Sejak bencana terjadi hingga Sabtu (15/11/2025), para alumni aktif menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar sebagai upaya merespons situasi darurat di lapangan.

Koordinator aksi kemanusiaan, Gilang Afrial Hanifi, menjelaskan bahwa gerakan ini lahir dari kepedulian kolektif para alumni yang langsung berinisiatif ketika melihat kondisi warga. Ia menegaskan bahwa proses pengumpulan bantuan dilakukan secara spontan, namun mendapat dukungan cepat dari rekan-rekan satu angkatan.

“Alhamdulillah, respons teman-teman sangat cepat. Begitu informasi masuk, kami langsung bergerak mengoordinasikan bantuan dan menyalurkannya ke lokasi,” ujarnya.

Salah satu alumni lainnya, Muhammad Fatkhuroji, menambahkan bahwa upaya mereka tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan awal. Ia menyebut, komunikasi dengan aparat desa terus dijalin untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga yang masih dalam masa pemulihan.

“Kami minta pihak desa menyampaikan kebutuhan prioritas agar distribusi lebih efektif dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.

Fatkhuroji juga menekankan pentingnya pendataan warga terdampak untuk memastikan dukungan yang diberikan benar-benar menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.

Aksi sosial ini dilakukan secara berkelanjutan dengan ragam bantuan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Berikut rangkaian bantuan yang telah disalurkan Alumni SMPN 1 Bumiayu angkatan 2005:

– 10 November 2025: 150 ponggol (nasi bungkus) ke wilayah Kalierang Belakang MM

– 11 November 2025: 150 nasi bungkus untuk warga Kalierang Pendawa

– 12 November 2025: 250 nasi bungkus, 50 ember, 5 tandon air, 75 paket sembako, 20 handuk, tikar, serta 55 kasur Palembang

– 14 November 2025: 50 paket sembako dan 20 nasi bungkus untuk Desa Adisana; 50 nasi bungkus dan 10 dus air mineral gelas untuk Desa Penggarutan

– 15 November 2025: 20 galon air bersih dan 10 paket perlengkapan bayi

Kepala Desa Adisana, Ahmad Yani, menyampaikan apresiasi atas kepedulian alumni yang dinilainya menjadi energi positif bagi masyarakat. Ia menuturkan bahwa kontribusi tersebut tak hanya membantu secara material, tetapi juga meningkatkan semangat warga untuk bangkit.

“Kami sangat berterima kasih kepada alumni SMPN 1 Bumiayu angkatan 2005. Inisiatif seperti ini memberi contoh baik dan menggerakkan pihak lain untuk ikut terlibat,” katanya.

Gerakan solidaritas tersebut diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak komunitas untuk turut mendukung upaya pemulihan pascabencana. Dengan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, proses pemulihan di wilayah Bumiayu diyakini dapat berlangsung lebih cepat dan merata. (imz)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses