Alokasi Dana Desa TA. 2021 Desa Pulau Terap Kuok Masih Dikerjakan di Tahun 2022

Kampar, Riau609 Dilihat

Kampar, medianasional.id – Walaupun Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran (TA) 2021, Pemerintahan Desa Pulau Terap, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, tampak masih melaksanakan pengerjaan proyek semenisasi jalan Dusun Pulau Terap II RT 01 RW 01 dengan volume : P =157 M X L =3 M X T =0.15 M dengan biaya pelaksanaan Rp. 89.585.668 (Fisik + TPK+Pajak) pelaksana kegiatan diketuai Roni Pardila.

Dari pantauan awak media Senin, (03/01/21) pengerjaan proyek semenisasi jalan Dusun Pulau Terap II RT 01 RW 01 bersumber dana dari Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2021 tampak masih dikerjakan.

Menurut salah seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya saat dikonfirmasi oleh awak media manyampaikan, “ini dikerjakan sampai pada Pukul 19.00 Wib. Supaya selesai malam itu juga, agar jangan dikerjakan lagi besok pagi kata orang itu,” jelasnya.

“Yang ini papan mallnya baru dibuka, karena disana tidak ada papan mallnya di ujung tempat bekerjanya sekarang. Mulai proyek ini dikerjakan pada Hari Kamis 30 Desember 2021 lalu sampai sekarang,” terang salah seorang warga Desa Pulau Terap.

Tidak lama kemudian, pengawas Desa menghampiri dan mengajak awak media ke Kantor Desa Pulau Terap untuk menemui Kepala Desa. Setibanya awak media di Kantor Desa Pulau Terap lalu konfirmasi dengan Kepala Desa Pulau Terap, Defri Yunendra. Ia menjelaskan, anggaran tersebut baru pencairan di akhir tahun.

“Jadi untuk pengerjaan kami sudah kordinasi juga dengan beberapa masyarakat,” ujar Defri Yunendra.

Tak lama kemudian beberapa orang warga yang mengerjakan proyek tersebut datang. Sehingga Kepala Desa Pulau Terap, keluar dari ruangannya dan menghampiri warganya. Kepala Desa Terap mengarahkan awak media untuk konfirmasi langsung dengan beberapa orang perwakilan warganya yang didampingi salah seorang Kepala Dusun masuk ke ruangan Kepala Desa.

Namun situasi kurang kondusif sehingga awak media memutuskan tidak melanjutkan konfirmasi dengan warga.

Namun menurut salah seorang warga yang ikut mengerjakan proyek tersebut mengatakan bahwa proyek itu adalah permintaan warga.

“Kami kerja menderes karet, sekarang hari musim penghujan. Jadi kami minta pekerjaan sama desa,” tuturnya.

Tidak lama kemudian, warga dan Kepala Dusun tersebut keluar dari ruangan Kepala Desa dan meninggalkan awak media disusul Kepala Desa Terap juga meninggalkan awak media.

“Saya tinggal dulu, soalnya saya mau jumpa Sekcam,” tutur Kepala Desa Pulau Terap tersebut.

 

Repoter : Robinson Tambunan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses