Aksi Damai LP3M Menuntut Pemberdayaan Masyarakat Serta Libatkan Pengusaha Lokal di PT Polyrama Propindo dan PT Adhi Karya (Persero)

Indramayu824 Dilihat

Indramayu, medianasional.id – Massa yang tergabung dalam Lembaga Penguatan Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (LPPPM) menggelar aksi damai di pintu masuk utama PT Polytama Propindo Jalan Raya Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Selasa 21/01/2025.

Dalam aksi tersebut Ghopur Ketua LP3M menyampaikan protes keras terhadap PT Adhi Karya (Persero) sebagai kontraktor pelaksana proyek EPC Jetty Kilang di PT Polytama Propindo. Mereka menuntut agar perusahaan memutuskan kerja sama dengan PT Adhi Karya yang dianggap tidak memberikan peluang kerja kepada masyarakat lokal.

“Kami menuntut agar PT Polytama Propindo lebih memperhatikan pemberdayaan masyarakat lokal dalam proyek ini. Selain itu, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) harus lebih dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar yaitu desa Limbangan, Desa Lombang dan Desa Tinumpuk,” jelasnya.

Pentingnya CSR yang berdampak langsung
selain masalah pemberdayaan, aksi juga menyoroti rendahnya dampak positif dari program CSR yang selama ini dijalankan oleh Polytama Propindo. Masyarakat menilai bahwa CSR perusahaan tidak memberikan manfaat signifikan bagi kesejahteraan warga desa Lombang,desa Limbangan dan Desa Tinumpuk.

“Kami berharap PT Polytama Proindo dan PT Adhi Karya (Persero) mrnanggapi serius tuntutan ini agar pembangunan diwilayah kami dapat berjalan secara inklusif,” ujarnya.

Aksi damai ini tidak hanya dipenuhi denngan orasi, namun juga diwarnai dengan pertunjukan seni khas daerah indramayu, seperti tari topeng dan pagelaran seni berokan. Penampilan budaya ini menjadi simbol perjuangan masyarakat desa lombang dan desa limbangan dan juga penyemangat bagi para peserta aksi untuk terus menyuarakan hak-hak mereka.

Taufiqurahman Kurdi Koordiantor umum aksi, mengingatkan bahwa jika tuntutan masyarakat tidak dipenuhi dalam waktu dekat, aksi susulan dengan masa yang lebih besar akan segera dilaksanakan.

“Jika tidak ada perubahan, kami akan kembali turun ke jalan dengan kekuatan yang lebih besar. Aksi yang direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa 21/01/2025 hingga Kamis 23/01/2025 dijaga ketat oleh Kepolisian Resort Indramayu untuk memastikan agar aksi demonstrasi tetap berjalan damai tanpa adanya insiden yang merusak jalannya kegiatan.

Dengan adanya kegiatan aksi ini, ribuan masyarakat desa limbangan, lombang dan tinumpuk yang tergabung dalam LP3M berharap pihak PT Polytama Propindo dan PT Adhi Karya Persero segera merespon tuntutan mereka dengan langkah nyata.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses