Ada Apa Dengan Kepala Desa Lau Bagot ?

Dairi834 Dilihat

Dairi, medianasional.id – Entah apa yang merasuki Kades Lau Bagot sehingga tidak bersedia dikonfirmasi oleh wartawan terkait pelaksanaan proyek Dana Desa Tahun Anggaran 2023 di desanya, ini dibuktikan media ini meskipun telah beberapa kali mencoba menghubungi melalui sambungan telepon seluler langsung ke nomor pribadi miliknya, namun Sunardi tidak bersedia mengangkat telepon, bahkan ketika awak media mencoba melakukan konfirmasi lewat pesan whatsapp untuk di mintai keterangan yang bersangkutan tetap enggan memberikan jawaban.

Ketika di datangi ke kantor Desa Lau Bagot pada Jumat (29/9) lalu Sunardi tidak berhasil di temui karena sedang tidak berada di kantornya.

Lebih anehnya lagi, perangkat desa tidak mengetahui siapa yang menjabat ketua TPK selaku pelaksana proyek DD di desa tersebut, para perangkat desa tampak kebingungan dan saling bertanya satu sama lainnya saat di tanya oleh wartawan.

“Mungkin sekdes, coba ke ibu sekdes,” ujar salah seorang perangkat.

Sekretaris Desa Lau Bagot Indriyana P Bangun saat di hubungi lewat telepon mengatakan dirinya sedang menghadiri pesta, Indriyana juga tidak bersedia memberikan jawaban saat diminta keterangannya tentang pelaksanaan proyek.

Pada hari Senin (2/10) awak media ini kembali mencoba menghubungi Sekdes Desa Lau Bagot, dia mengatakan bahwa dirinya sedang mengikuti rapat sehingga tidak bisa di tanyai lebih lanjut perihal pelaksanaan proyek, seraya menyebutkan nama Ketua TPK Proyek Dana Desa Lau Bagot.

“Maaf pak, saya sedang mengikuti rapat, ketua TPK nya bukan saya tapi pak Rumapea,” sebutnya.

Dan pada hari itu juga Kepala Desa Lau Bagot Sunardi kembali di hubungi lewat sambungan telepon langsung ke nomor Whatsapp nya tetapi kembali Sunardi tidak bersedia menerima atau mengangkat telepon meskipun terlihat jelas posisi Wa nya dalam posisi online.

Terkait dengan ini Camat Kecamatan Tiga Lingga Untung Nahampun tidak berhasil di temui karena sedang mengikuti rapat.

“Pak camat sedang mengikuti rapat di kantor di dispemdes,” ujar sekcam.

Sikap Kades yang tidak bersedia memberikan tanggapan atau jawaban terhadap pelaksanan proyek Dana Desa yang sudah jelas-jelas bukan bersumber dari Uang pribadi Kepala Desa semakin menimbulkan kecurigaan, untuk itu di minta kepada para pemangku kebijakan supaya segera turun dan melakukan pembinaan serta pengawasan lebih ekstra. Hal ini di pandang sangat perlu untuk di lakukan mengingat Proyek Dana Desa bersumber dari anggaran Pemerintah bukan uang milik pribadi.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses