Ada 5 Tantangan Program Kurikulum Merdeka, Disdikbud Tubaba Siap Meminimalisir

TUBABA, Medianasional.id

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat akan segera mensosialisasikan Tantangan dalam Implementasi Pelaksanaan Program Kurikulum Merdeka.

Hal tersebut disampaikan Kadisdikbud Tubaba Budiman Jaya, S.STP., M.IP., yang didamping Qodhi Putra Bujung, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas)saat mengikuti kegiatan Fasilitasi dan Diseminasi capaian implementasi program dan kebijakan merdeka belajar bagi pemerintah daerah tahun 2022.

Kegiatan itu sendiri, dilaksanakan selama 3 hari. Mulai dari tanggal 27 sampai 29 Desember 2022 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) disalah satu hotel di bandar Lampung.

Dikatakan Qodhi, bahwasannya ada tantangan dalam implementasi Pelaksanaan Program Kurikulum Merdeka, Khususnya dj Pemerintah Daerah yang mana pemerintah diminta untuk memaksimalkan Penilaian Raport Mutu Pendidikan dan Perencanaan Berbasis data.

“Ya, dalam kegiatan ini ada 5 tantangan program kurikulum merdeka yang harus segera di minimalisir,”Ucap Qodir melalui pesan WhatsApp nya, Rabu (28/12/2022) sekitar pukul 17.00wib

Adapun ke 5 tantangan tersebut, Yaitu; Pemahaman warga sekolah terkait kurikulum merdeka masih beragam, minimnya fasilitas sekolah sehingga perlu dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, komunitas belajar yang sudah terdaftar belum berperan aktif dalam IKM.

Kemudian, pendampingan oleh pengawas pembina kepada guru dalam melaksanakan proses pembelajaran belum maksimal, dan Mitra Pembangunan Lokal perlu digali untuk bisa berperan aktif dalam IKM di Provinsi Lampung.

Maka dari itu, lanjut Qodhi, dari 5 Tantangan kurikulum merdeka tersebut tentunya akan segera kami tindak lanjuti agar apa yang menjadi harapan bersama dapat berjalan sebagai mana mestinya,singkatnya.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses