TUBABA, Medianasional.id
Sebanyak 93 kepalo Tiyuh/Desa di Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan, Pengawasan dan Pelaporan serta Pertanggung jawaban Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2022
Kegiatan Bimtek sendiri dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari dimulai Tanggal 2-4 Oktober, Yang di selenggarakan oleh pihak ketiga Badan Kerjasama Antar Tiyuh (BKAT) Kabupaten Tubaba.Berlangsung di Golden Tulip Springhill Bandar Lampung pada minggu (2/10/2022) kemarin.
Dalam sambutan PJ Bupati Tubaba Zaidirina berharap, Pembangunan Tiyuh adalah pemberdayaan sebagai suatu nilai operasional, Pemandu, Penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang di dalamnya terkandung kesadaran akan pentingnya peran kapasitas manajeral aparatur dan lembaga pemerintahan Tiyuh
”Kita menginginkan Dalam mewujudkan harapan pelaksanaan perencanaan, pengawasan, pemanfaatan, dan pembangunan Tiyuh. Nilai pemberdayaan juga mengandung arti partisipasi keswadayaan dan kegotong-royong yang merupakan nilai luhur dan identitas masyarakat tiyuh,” pintanya
Zaidirina menambahkan, Bahwa Pemberdayaan masyarakat dapat terlaksana secara optimal dalam pemerintahan dan pembangunan Tiyuh”Kegiatan Bimtek sangat penting untuk peningkatan kapasitas aparatur Tiyuh dan lembaga pemerintah Tiyuh, yang diharapkan dapat melakukan inovasi dalam mencari Sumber-sumber baru dan menggali potensi Tiyuh yang ada dan mengelolanya, guna meningkatkan pendapatan Tiyuh yang sah,”Ucapnya
Menurut PJ Bupati Tubaba juga mengulas pihaknya sangat mendukung kegitan tersebut untuk penguatan dan peningkatan fungsi seluruh aparat Tiyuh diharapkan dalam rangka pemberdayaan dan pembangunan desa, meningkatkan SDM Aparatur Tiyuh
” Kegiatan Bimtek ini sangatlah penting upaya mendorong pengoptimalan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam meningkatkan pengetahuan Kepalo Tiyuh dan Aparaturnya merupakan sebuah bentuk kemajuan Tiyuh di Tubaba,tuturnya.
”Atas nama Pemkab tubaba mengucapkan terimakasih kepada BKAT atas pelaksanaan bimbingan teknis wujud komitmen Pemkab dengan harapan besar mampu menggerakkan perekonomian Tiyuh yang pada akhirnya kesejahteraan masyarakat Tiyuh makin meningkat,” pungkasnya.
Sementara kepala Dinas pemberdayaan masyarakat Tiyuh (PMT) ,Sofyan Nur,menyampaikan pihaknya berharap kepada 93 kepalo tiyuh peserta dapat mematuhi materi penjelasan Bimtek
“Kami berharap agar BKAT, dan nararumber dapat memberikan pemahaman terkait bagai mana tatakelola pemerintahan serta tatakelola keuangan,” agar peserta bimtek dapat memahami dan mematuhi tentang cara tatakelola Dana-desa dengan baik dan benar secara transparan dan akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan,”Jelas Sofyan Nur melalui pesan WhatsApp nya, Senin (3/10/2022).






