Forkopimda Mengkampanyekan Pilkades Tanpa Money Politik dan Jaga Kondusifitas

Batang201 Dilihat

Batang, medianasional.id
Dalam rangka menciptakan iklim kondusif di wilayah Kabupaten Batang menjelang Pemilihan Kepala serentak 29 September 2019 mendatang, Pemkab Batang bersama Polres Batang dan Kodim 0736 Batang gencar melakukan silaturhami dengan para tokoh masyarakat, BPD, Bakal Calon Kepala Desa.

Kegiatan anjangsana para Forkompinda kabupaten Batang itu dikandung maksud untuk meminimalisir dan mencarikan solusi permasalahan yang mungkin timbul di akibatkan adanya Pilkades, sehingga pemilihan kepala desa bisa berjalan dengan baik, beradab dan bermartabat.

“Kepala desa itu bukan pejabat politik, tetapi prosesnya secara politik dan langsung dipilih oleh rakyat,” Ucap Bupati Batang Wihaji.

Maka dari itu, dalam pelaksnaanya memiliki semangat untuk menciptakan situasi yang aman dan bermartabat, jadikan demokrasi pilkades yang menggembirakan bagi warganya.

“Harapan saya pilkades serentak ini menyenangkan dan tanpa money politik demi untuk kemaslahatan di masing-masing desa yang sedang melaksanakan Pilkades,” Beber Bupati Wihaji.

Lebih lanjut Wihaji menjelaskan, bahwa untuk terlepas dari adanya praktik money politik harus bener – bener adanya komitmen dari semua elemen masyarakat tanpa terkecuali, baik itu dari warga, dan para calon kepala desa.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan, kedatangan kami bersama Forum Pimpinan Daerah guna memberikan dukungan moral kepada semua pihak semoga pilkades serentak ini bisa berjalan dengan damai, lancar tanpa adanya gendala dan bermartabat, sehingga tidak mencoreng proses demokrasi langsung.

“Jangan sampai Pilkades memutus silaturohmi, jangan sampai mengintimidasi orang hanya gara-gara beda pilihan. karena mencalon kepala desa niatnya baik maka jangan sampai ada niatan – nitan yang tidak baik gunakanlah cara-cara yang santun dan tidak menabrak,” pinta Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga.

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga menuturkan tentang kekekawatirannya saat pelaksanaan Pilkades yang dikotori dengan praktik money politik. Karena money politik bisa merubah niatan dari awal yang baik menjadi bagaimana cara untuk mengembalikan modal saat bertaruh dalam Pilkades.

Money politik adalah sumber dari masalah, karena calon kades mengeluarkan cost terlalu tinggi sehingga akan melakukan segala cara untuk meraih kemenangan yang pada akhirnya bisa melakukan tindakan intimidasi dan provokasi terhadap para pemilih.

Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Kav. Henry Rudi Judianto Napitupulu pada kesempatan yang sama menambahkan, bahwa Pilkades bertujuan memilih pemimpin untuk dapat mensejahterakan masyarakat, dan membangun desanya. Sebagai jajaran Forkopimda, saya berharap bagi calon kades yang terpilih nantinya untuk bersama – sama memajukan desa, maka gunakanlah cara – cara yang baik dan santun dan beradab.

“Kondusifitas Pilkades bagian dari membantu aspek kinerja kami selaku aparat kemanan, bagi calon kepala desa yang tidak terpilih harus turut serta membangun kemajuan desa,”pintan Dandim 0736 Batang Letkol Kav Henry Rudi Judianto Napitupulu.

Ia juga mengapresiasikan Kabupaten Batang yang sangat kondusif, dengan masyarakatnya yang memiliki rasa handarbeni dan sangat guyup rukun serta peduli terhadap lingkungan desanya agar bisa tertib aman.

Reporter : Puji_L

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses