16.000 Pelanggan Baru PDAM Wilayah Brebes Selatan Akan Segera Terlayani di 2019

Brebes, Jawa Tengah315 Dilihat

Brebes, medianasional.id – Pemanfaatan sumber mata air Tuk Uleng, di sosialisasikan oleh pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Brebes di rumah makan SA Bumiayu, Selasa 08/05/2018.

Sosialisasi dihadiri Kepala Desa dan BPD se Kecamatan Sirampog, Camat, Kapolsek, Danramil Kecamatan Sirampog, dan LSM serta tokoh masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui akan ada pembangunan Tuk Uleng yang berlokasi di desa Sridadi Kecamatan Sirampog.

Tuk Uleng yang berlokasi sekira 13 KM dari Bumiayu, tepatnya 4 KM dari desa Sridadi Kecamatan Sirampog. Mendapat alokasi pembangunan guna pemanfaatan air untuk memenuhi kebutuhan di 4 Kecamatan dari APBN melalui BBWS Jawa Tengah.

Menurut Direktur PDAM Brebes, Karmai Widiastuti SE, untuk mengoptimalkan pelayanan kebutuhan air bersih wilayah Brebes Selatan, untuk mengoptimalkan akses pelayanan, karena sampai dengan sekarang masih belum optimal, masih ada yang di gilir. PDAM membuka sumber mata air baru yang tahap l pelaksanaanya tahun 2018 dari anggaran APBN sebesar 7,8 Miliar dari total 72 Miliar untuk tahap l dan ll, tahap ll akan dilaksanakan tahun 2019.

Kata Karmai Widiastuti,” Kegiatan sosialisasi ijin pelaksanaan ini bertujuan agar semua elemen masyarakat Sirampog ikut mengawal pelaksanaan proyek pembangunan tahap l pemanfaatan Tuk Uleng. Dukungan masyarakat dan semua pihak sangat kami perlukan agar target tahun 2019 air bersih dari sumber Tuk Uleng sudah bisa di terima manfaatnya oleh pelanggan.” jelasnya.

Karmai Widiastuti juga menambahkan,” 200 m3 debit air yang akan kita manfaatkan dari 1.200 m3 air yang tersedia di tuk uleng nantinya bisa memenuhi hampir 16.000 pelanggan baru di 4 Kecamatan.”

Kepala Bagian ( Kabag) Tekhnik PDAM Kabupaten Brebes, Muflikhin ST, menjelaskan,” Untuk tahap l pembuatan browncup dan pemasangan 2 jalur Pipa dari sumber sepanjang 1.500 meter. Kami mengapresiasi upaya yang di lakukan ibu Direktur, menunggu hingga 4 tahun, dan semoga bisa terlaksana dengan baik dan nilai manfaatnya bisa di rasakan pelanggan di 2019.”

Kata Muflikhin,” Satu Kecamatan setidaknya akan dapat teraliri 50 m3/ detik dari sumber Tuk Uleng. Karena, Percepatan pembangunan jaringan pipa air bersih secara menyeluruh akan di manfaatkan untuk masyarakat di wilayah selatan.”

Ditanya soal kendala di lapangan, Muflikhin, mengatakan,” Karena medan yang sulit sehingga pengangkutan material harus dengan manual, tetapi dengan dukungan dan kebersamaan warga masyarakat tentunya semua akan dikerjakan sesuai dengan target.” ( LHakim)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses