Usai Buka Kegiatan Bimtek Peningkatan SDM Pengawas Pemilu, Ini Penyampaian Ketua Bawaslu RI

406 views

Usai sambutan dan membuka acara Ketua Bawaslu RI, Abhan saat wawancara dengan sejumlah awak media,di Korpak Villa dan Resort, Jalan trans Waiwo, Distrik Waigeo Selatan, Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (29/10/2020) malam. Foto: Zainal La Adala.

Raja Ampat, medianasional.id- Guna Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengawas Pemilihan umum  (Pemilu) pada tahapan kampanye pemilihan Kepala deerah di Kabupaten Raja Ampat.

Untuk itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kabupaten Raja Ampat melaksanakan Bimbingan teknis (Bimtek) kepada 24 (dua puluh empat) Pengawas pemilu (Panwas) tingkat Distrik (Kecamatan) yang ada di Kabupaten Raja Ampat, di Korpak Villa dan Resort, Jalan trans Waiwo, Distrik Waigeo Selatan, Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (29/10/2020) mulai pukul 20:00 waktu setempat.

Menariknya, kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung Ketua Bawaslu RI, Koordinator divisi (Kordiv) SDM Organasasi Data dan Informasi, Abhan S.H, M.H.

Pantauan media nasional, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Papua Barat, Ibnu Masud didampingi Ketua Bawaslu Kabupaten Raja Ampat,Markus Rumsowek serta anggota Komisioner dan staf Bawaslu RI, Papua Barat, dan Raja Ampat.

Pelaksanaan Bimbingan teknis (Bimtek) kepada 24 (dua puluh empat) Pengawas pemilu (Panwas) tingkat Distrik (Kecamatan) yang ada di Kabupaten Raja Ampat, di Korpak Villa dan Resort, Jalan trans Waiwo, Distrik Waigeo Selatan, Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (29/10/2020) mulai pukul 20:00 waktu setempat. Foto: Zainal La Adala.

Usai sambutan dan membuka acara Ketua Bawaslu RI, Abhan kepada sejumlah awak media menyampaikan, bahwa pihaknya (Bawaslu) menghimbau kepada seluruh Pasangan calon (Paslon) di Pilkada serentak 2020 di tanah air (Indonesia) termasuk kabupaten Raja Ampat untuk tidak melakukan pelanggaran money politik.

“Karena sanksinya tidak main-main yaitu dis kualifikasi,yang kedua adalah money politik yang dilakukan oleh siapapun itu juga ada sanksi pidananya,”ujar Abhan.

Menurutnya, sanksi pidana money politik juga bisa dikenakan kepada pemberi dan penerima.”Pemberi dan penerima sama-sama kena hukum, oleh karena itu maka himbauan kami, harapan kami bahwa jangan sekali -kali paslon, tim sukses, tim kampanye, masyarakat melakukan tindak pidana money politik karena pemberi dan penerima sama -sama mendapatkan sanksi pidana yang berat,”imbau Ketua Bawaslu RI.

“Selain itu, PNS,ASN harus benar-benar netral. Kalau ASN sampai melakukan tindakan yang menguntungkan, atau merugikan satu pasangan calon atau keberpihakan politik secara nyata dan itu terbukti maka sanksinya ada administratif,”sambungnya.

Dikatakan Abhan, Pelanggaran ASN tersebut akan pihaknya teruskan kepada KSN. “KSN yang akan merekomendasikan kepada BPK, namun Jika kemudian itu terbukti ada pidananya maka akan mendapatkan sanksi pidana,” jelasnya.

Lanjut Abhan, Raja Ampat merupakan daerah kepulauan sudah barang tentu tantangannya adalah faktor geografis. Sehingga untuk menjalankan tupoksinya sebagai Pengawas pemilu, baik ditingkat kecamatan dan kabupaten Bawaslu harus bergerak cepat dalam melakukan koordinasi.

“Karena kalau dugaan pelanggaran pidana,maka kewenangannya ada di Bawaslu tingkat Kabupaten,karena disitu ada sentra Gakumdu didalamnya ada penegak hukum dari Kepolisian dan Kejaksaan. Kalau ada laporan yang masuk, agar segera ditindaklanjuti dan segera berkoordinasi dengan Bawaslu kabupaten,”pintanya.

“Agar Bawaslu memutuskan apakah laporan dugaan Pelanggarannya mau diambil alih atau Penanganannya diserahkan kepada Bawaslu tingkat Distrik (Kecamatan). Intinya adalah kerja harus responsif,dan profesional,”tegas Ketua Bawaslu RI.

Ketua Bawaslu RI, Abhan saat membuka kegiatan Bimtek Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengawas Pemilihan umum (Pemilu) pada tahapan kampanye pemilihan Kepala deerah di Kabupaten Raja Ampat.di Korpak Villa dan Resort, Jalan trans Waiwo, Distrik Waigeo Selatan, Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (29/10/2020) mulai pukul 20:00 waktu setempat. Foto: Zainal La Adala.

Ia berharap, kepada seluruh komponen bangsa indonesia untuk turut serta berperan menyukseskan Pilkada serentak 2020 yang akan digelar 9 Desember mendatang.

“Tanggungjawab untuk menyukseskan Pemilu (Pilkada),bukan hanya pada pihak penyelenggara,yaitu KPU, Bawaslu. Tetapi ini adalah tanggungjawab kita bersama,seluruh komponen bangsa untuk berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilihan umum kepala daerah di tanah air (Indonesia), termasuk di Raja Ampat, Papua Barat,”tandas ketua Bawaslu RI, mengakhiri wawancara. 

Editor: Zainal La Adala.

DomaiNesia

Ini Penyampaian Ketua Bawaslu RI Usai Buka Kegiatan Bimtek Peningkatan SDM Pengawas Pemilu

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.