Sinergitas, Kunci Penanggulangan Bencana di Halsel

90 views

Rapat rutin evaluasi penanggulangan gempa yang di pimpin oleh Danrem 152/Babullah

Saketa, medianasional.id – Gempa 7,2 magnitudo yang mengguncang Halmahera Selatan pada tanggal 14 juli 2019 telah terbentuk Satgas penanggulangan bencana alam terdiri dari unsur TNI, Polri, BNPB, Kemensos, BUMN, Pemerintah Daerah, Basarnas, Perusahaan Swasta, Organisasi Kemanusiaan, Organiasi Kepemudaan dan Relawan secara bersinergi melakukan tindakan penanggulangan bencana alam baik berupa penanganan pengungsi, penyaluran logistik, evakuasi korban, pelayanan medis hingga konseling traumatis.

Terbentuk santgas, langsung dikoordinir oleh Danrem 152/Bbl selaku Dansatgas Penanggulangan Bencana (Gulben) yang mematangkan koordinasi, membuat rencana garis besar penanggulangan dan pembagian tugas berdasarkan fungsi serta keahlian yang dibantu puluhan kendaraan angkutan darat milik TNI, Polri, Pemda, Basarnas dan Organisasi Kemanusiaan lainnya yaitu 4 unit Armada Laut milik Bekangdam XVI/Ptm, Polairud, dan Pemda Halsel hingga 2 unit Helikopter BNPB setiap hari melaksanakan proses penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi maupun korban yang tersebar di sepanjang daratan Halmahera Bagian selatan maupun di Pulau Bacan. Sehingga diperlukan adanya sinergitas yang baik setiap komponen dalam proses penanggulangan bencana secara keseluruhan berjalan lancar dan efektif.

Seperti disampaikan Dansatgas Kolonel Inf Endro Satoto, awak media setelah terjadi gempa kemudian saat itu, pihaknya menerjunkan tim advance pertama yang dipimpin Dandim Labuha serta tim kedua yang dipimpin Danyonif RK 732/Banau yang kemudian membangun Posko Mobile yang dipusatkan di Desa Saketa mengingat kondisi geografis yang strategis serta terdapat penunjang lainnya seperti bangunan untuk gudang, pelabuhan hingga lapangan untuk helipad.

Dijelaskan, setelah menginventarisasi dan mapping lokasi bencana, data kerusakan, korban hingga pengungsi serta melakukan rapat koordinasi lintas sektoral untuk menentukan cara bergerak serta membagi tugas sesuai dengan fungsinya.

“Setiap hari kita lakukan dropping bantuan logistik, penyaluran tenaga medis maupun relawan hingga membangun dapur umum dan penunjang lainnya,” Pungkasnya (Red)

Safrin

Halmahera Selatan Korban bencana alam Saketa Satgas gulbeca

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.