Polda NTB Bagikan 5000 Paket Sembako dan Masker

325 views

Kapolda NTB Irjen Pol Tomsi Tohir usai membagikan sembako.

MATARAM, medianasional.id – Dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh masyarakat terutama untuk perekonomian kalangan menengah ke bawah. Menyikapi permasalahan itu, Polda NTB bergerak untuk meringkankan beban masyarakat.

“Kita membagi sembako ini karena rasa keterpanggilan seluruh anggota Polri yang ada di NTB,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Tomsi Tohir usai membagikan sembako, (21/4).

Pembagian sembako tersebut berasal dari seluruh anggota di wilayah Polda NTB yang tergerak hatinya sebagai rasa peduli kepada masyarakat. “Kita urunan untuk membagikan sembako. Semua biaya murni dari anggota Polri di Polda NTB,” jelasnya.

Tomsi mengatakan, pembagian sembako dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Mulai dari tingkat Polsek, Polres, sampai Polda. “Ini sebagai wujud peduli kita terhadap masyarakat ditengah pandemic Covid-19,” imbuh Kapolda.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menambahkan, untuk pembagiannya, Polda NTB menerjunkan 250 personel. Tentunya, yang berhak mendapatkan sembako adalah masyarakat yang memang tidak memiliki penghasilan tetap. “Total sembako yang kita bagikan sebanyak 5000 paket,” kata Artanto.

Bukan hanya sembako saja yang dibagikan. Melainkan juga masker. “Ada 5.000 masker yang kita bagikan,” jelasnya.

Titik penyalurannya meliputi Kota Mataram. Diantaranya, Lingkungan Batudawa, Bangsal, Tanjung Karang, dan Bagek Kembar di Kecamatan Sekarbela. Lingkungan Seruni di Kecamatan Ampenan, Lingkungan Dasan Agung dan Monjok di Kecamatan Selaparang.

Kemudian Lingkungan Cakranegara di Kecamatan Cakranegara, Sandubaya, Selagalas di Kecamatan Sandubaya; kemudian Narmada dan Gunungsari di Lombok Barat. 

“Diharapkan bantuan ini bermanfaat. Bagi yang bekerja harian pembatasan sosial sangat memengaruhi kehidupan mereka. Ini bentuk saling membantu,” ujarnya.

Saat menyalurkan sembako tetap dengan cara protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Seperti menjaga jarak  fisik, dan tidak memicu kerumunan.

“Makanya dikerahkan 250 personel untuk membagi door to door untuk menghindari kerumunan massa,” ungkapnya. **

Sumber : LombokPost

DomaiNesia

Mataram

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.