Pembatasan Berlibur PMI Hong Kong

864 views

Hong Kong, medianasional.id
Walaupun HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 tahun akan di laksanakan esok hari, Namun demi kecintaan kami kepada negara dan bangsa Indonesia kami di lapangan Viktoria Cusweybay membentangkan Bendera Merah Putih bersama – sama kawan Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Batang di Hong Kong. Suasana berlibur Pahlawan Devisa yakni para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Batang yang berada di negeri beton (Hongkong) sejak bulan Juli 2020 berbeda dengan sebelum adanya status Pandemi Covid 19 yang di keluarkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Berlibur saudara kita di negeri orang khususnya di negara Hong Kong sangat tidak bebas semenjak adanya Virus Corona yang menjadikan pembatasan berskala besar yang di lakukan Otoritas Hong Kong. Aturan berlibur pun sejak bulan 7 Tahun 2020 lalu dibatasi dua orang, apabila PMI Hongkong berlibur lebih dari dua orang atau lebih ketahuan yang berwenang bisa kena denda. Denda yang dimaksud kalau di rupiahkan kisaran empat juta rupiah.

Hal tersebut dibenarkan oleh (Puji) Pekerja Migran Indonesia asal Tersono Batang melalui sambungan WhatsAppnya menuturkan, Benar adanya semenjak diberlakukannya aturan bahwa setiap orang berlibur tidak boleh lebih dari dua orang, apabila saat berlibur berkumpul atau berkerumun lebih dari dua orang bisa mendapatkan sangsi denda.

“Denda yang akan di tanggung oleh Pekerja Migran di Hong Kong yang melanggar aturan, kurang lebih sebesar empat juta rupiah kalau di rupiahkan, ” Ungkap Puji salah satu pekerja, ditengah kesibukannya saat beristirahat Minggu, (16/8/2020) siang.

Ditempat terpisah, Kunaeni PMI asal Kecamatan Bandar mengatakan, Berlibur dalam suasana Pandemi Covid 19 benar-benar berbeda ketika belum ada aturan yang menjadikan pembatasan untuk berkumpul berbagi cerita dengan saudara – saudara kita se Kabupaten Batang khususnya, Waktu berlibur adalah suasana yang ditunggu bagi kami untuk bertemu dengan kawan – kawan.

Akibat adanya Virus Corona Ini menjadikan PMI tidak hanya asal Kabupaten Batang saja yang mengalami kerinduan untuk berbagi cerita kepada teman-teman senasib seperjuangan di negeri orang. Mungkin yang bekerja di Hong Kong asal dari mana pun mengalami.

“Semenjak adanya Pandemi Covid 19 ini kebebasan PMI Hongkong saat berlibur dibatasi, Tidak hanya itu saat kawan – kawan ingin cuti ke negara asal pun dibatasi dengan aturan sesuai dengan protokol kesehatan, ” Beber Kunaeni melalui sambungan WhatsAppnya.

Perasaan yang sama pun di ungkapan Suci asal Kecamatan Limpung melalui WhatsApp menjelaskan, Dengan adanya pembatasan berkerumun saat liburan bersama kawan – kawan Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong asal Kabupaten Batang menjadi terkendala, terkadang saat berlibur pun kurang semangat karena adanya aturan yang membuat liburan kita terbatas.

“Semoga situasi seperti ini lekas berlalu, dan Virus Corona lekas ditemukan vaksinnya agar kita selaku PMI di Hong Kong bisa kembali berlibur tanpa pembatasan dan bisa berbagi cerita dengan teman – teman lainnya, ” Harap Suci saat dikonfirmasi melalui sambungan whatsappnya. #Topan.

DomaiNesia
Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.