Pembagian Zona Bertujuan Pemerataan Sekolah Agar Siswa Baru Tak Menumpuk

684 views

Jasni Bahari Kepala Kantor Cabdin Provinsi Bengkulu (Tengah-tengah)

Mukomuko, medianasional.id  Pembagian zonasi terhadap sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, telah selesai dilakukan oleh pihak Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Provinsi Bengkulu, yang berkedudukan di Kabupaten Mukomuko. Upaya tersebut dilakukan untuk pemerataan sekolah-sekolah yang ada di Kapuan Sati Raua Batuah ini, sehingga tidak terjadi lagi adanya penumpukan siswa/i baru di satu sekolah saja. Sebagai contoh siswa/i dari Kecamatan Lubuk Pinang, maunya bersekolah di SMAN 1 Mukomuko juga, untuk penerimaan murid baru pada tahun ajaran 2019 – 2020 ini.

“Kan zonanya masing-masing telah tentukan, bertujuan agar tercipta pemerataan terhadap sekolah tingkat atas sederajat  yang ada di kabupaten ini. Maksudnya, kacamata supaya tidak menumpuk di satu sekolah saja”, ujar Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Provinsi Jasni Bahari, di kantornya Senin 10/6.

Lebih lanjut Jasni mengatakan, pembagian zona pada tahun ajaran baru di Kabupaten Mukkmuko untuk tahun 2019 ini, tidak seperti beberapa tahun sebulumnya. Dimana zonasi itu tidak boleh dilanggar bagi para siswa/i baru, maupun pihak sekolah, dan dia meminta media bersama-sama dengan pihaknya agar memantau hal tersebut.  Dalam arti pembagiannya sudah jelas dan clear dilakukan, terdapat 12 zona di 15 Kecamatan se Kbupaten Mukomuko. Yakni,  untuk Kecamatan Air Dikit mengacu ke SMA 12,  selanjutnya Kecamatan Kota Mukomuko di SMAN 1, Kecamatan XIV Koto difokuskan pada SMAN 7, sementara itu untuk Kecamatan Air Menjuto di SMAN 3 dan lain-lain sebagainya.

“Pembagiannya, kacamata harus mengacu kepada persentase domisili angkanya 90 persen, sementara faktor kepindahan orang tua (Pindah tugas 5 persen) dan 5 persen pindah domisili dari kuota penerimaan siswa baru. Kalau tidak dilakukan demikian, takutnya sekolah yang ada bakal mati. Itulah tujuannya, untuk pemerataan, agar sekolah setingkat SMA di Mukomuko ini, tetap hidup dan terus terjadi proses belajar mengajar,” ungkap Jasni Bahari, yang juga pernah menjabat sebagai pejabat eselon II dibeberapa kantor dilingkungan Pemkab Mukomuko.

Diharapkannya, kepada seluruh Kepala Sekolah agar berupaya dengan maksimal mungkin dan lebih giat lagi, supaya masing-masing sekolah bisa mencapai prestasi yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Artinya, jangan hanya menuggu bola di gawang saja. Kalau sekiranya bola itu mengarah ke gawang dan mau masuk, berusaha mengejar bola itu supaya tidak sampai masuk ke gawang.Dan tidak staknan saja untuk menoreh prestasi demi prestasi,” pungkasnya.(Aris)

Mukomuko

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.