Paripurna Pembahasan Raperda LKPD Hasil Audit BPK Tahun Anggaran 2019, Ini Penyampaian Bupati Raja Ampat

222 views

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU)  saat menyerahkan Dokumen Raperda LKPD hasil audit BPK RI tahun anggaran 2019 kepada Ketua DPRD Raja Ampat, Abdul Wahab Warwey,di Gedung DPRD,di Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat Papua Barat, Senin (24/8/2020) . Foto: Zainal La Adala 

Raja Ampat, medianasional.id- Tiada Kata yang patut ducapkan selain terima kasih dan syukur, atas segala kerja keras dan perjuangan yang dlakukan Eksekutif dan Legislatif bersama-sama dalam membangun landasan yang kokoh melalui pembahasan terhadap substansi Rancangan peraturan daerah (Raperda) LKPD hasil audit BPK tahun anggaran 2019 yang diusulkan untuk dibahas pada rapat paripurna kali ini.

Hal tersebut disampaikan Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU) dalam Pembukaan Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan Raperda LKPD hasil audit BPK RI tahun anggaran 2019 di Gedung DPRD Raja Ampat, di Waisai, Ibukota kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (24/8/2020) pukul 11:40 waktu setempat.

Dijelaskan, hal ini sangat berpengaruh secara material terhadap LKPD yang menjadi pertimbangan BPK dalam memberikan opini dengan demikian perlu adanya perbaikan dan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran Pemkab Raja Ampat untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik.

“Input yang baik, proses yang baik dan output yang baik pula akan kita jadikan fondasi sistem pelaporan keuangan yang tentunya disertai dengan adanya hubungan kerja yang harmonis dan profesional antara pemerintah daerah, DPRD dan semua pihak termasuk komponen-komponen di dalamnya supaya di tahun-tahun mendatang Raja Ampat akan tetap memperoleh opini,” kata Bupati.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kabupaten Raja Ampat bertumpuh pada keharmonisan, Sinergitas kinerja para penyelenggara pemerintah untuk dapat memerankan tugas dan fungsinya secara baik dan benar, yaitu DPRD dan pemerintah daerah itu sendiri.

Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan Raperda LKPD hasil audit BPK tahun anggaran 2019 di Gedung DPRD Raja Ampat, di Waisai, Ibukota kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Senin (24/8/2020) pukul 11:40 waktu setempat. (Foto: Zainal La Adala). 

“Oleh karena itu,saya mengajak kita semua baik itu pemerintah daerah, DPRD masyarakat, pengusaha maupun unsur-unsur lainnya yang mempunyai kaitan dengan Kabupaten Raja Ampat untuk bersama bergandeng tangan mewujudkan Kabupaten Raja Ampat yang makmur dan sejahtera,” terang Bupati.

“Hasil audit BPK tahun anggaran 2019, Raja Ampat mendapat opini WTP yang ke-6. Saya berharap tahun-tahun yang akan datang Kabupaten Raja Ampat akan tetap mendapat opini WTP,”sambungnya.

Bupati AFU mengakui, bahwa WTP bukan segala-galanya (kesempurnaan) dalam penyelenggaraan pemerintah. Tentunya selalu membutuhkan kontribusi pikiran,masukan serta komitmen yang kuat DPRD kepada pihaknya (Eksekutif) untuk dapat memberikan hal yang positif guna membangun Kabupaten Raja Ampat yang kita cintai bersama.

“Sekali lagi saya minta dukungan dari DPRD untuk memberikan kontribusi saran, masukan yang positif kepada pemerintah daerah (Eksekutif) agar dalam penyelenggaraan permerintahan kedepan lebih baik lagi,” pintanya.

Bupati berharap, dalam penyelenggaraan pemerintahan pihaknya (Eksekutif) dan DPRD (Legislatif) duduk bersama dan menentukan apa yang dapat dbuat di dalam pengambilan keputusan dalam peraturan- peraturan daerah yang dilahirkan melalui DPRD dan dilaksanakan oleh eksekutif untuk masa-masa yang akan datang.

“Keberhasilan Raja Ampat memperoleh opini WTP tahun 2019 bukan hanya karena keberhasilan Eksekutif, teapi didalamnya karena ada peran serta legislatif dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. 

Pantauan media nasional Pembukaan Paripurna dalam rangka pembahasan Raperda LKPD hasil audit BPK RI tahun anggaran 2019 itu mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19 . Nampak hadir dalam kegiatan tersebut 2 (dua) Pimpinan DPRD Raja Ampat, Reinold. M. Bula (Wakil Ketua satu), Charles. A. M. Imbir (Wakil Ketua dua) dan puluhan anggota DPRD lainnya serta  Forkopimda,puluhan pejabat di lingkungan Pemkab Raja Ampat juga tamu undangan lainnya.

Editor: Zainal La Adala

DomaiNesia

Ini Penyampaian Bupati Raja Ampat Paripurna Pembahasan Raperda LKPD Hasil Audit BPK Tahun Anggaran 2019

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.