Jaga Netralitas Jajarannya, Plt Bupati Raja Ampat : Terbukti Masuk Politik Praktis Akan Saya Tindak Tegas

494 views

Wakil Bupati Raja Ampat,Manuel Piter Urbinas selaku Plt Bupati saat wawancara dengan media nasional, di ruang kerjanya, Senin (9/11/2020). Foto: Zainal La Adala.

Raja Ampat, medianasional. id- Guna menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS).,Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah kabupaten (Pemkab)  Raja Ampat. Untuk itu, Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas selaku Plt Bupati akan menindak tegas bagi jajarannya yang terbukti melanggar, masuk dalam politik praktis.

“Saya sudah perintahkan bagian umum untuk mengumumkan hal tersebut agar pada saat tanggal 17 November bulan ini seluruh lurah, kepala Distrik (Camat) untuk mengikuti apel deklarasi netralitas,di lapangan apel Pemkab Raja Ampat,” ujar Plt Bupati saat ditemui media nasional, di kantornya, Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Senin (9/11/2020).

Selain itu, Plt Bupati juga memerintahkan bawahannya, untuk memanggil seluruh kepala Kampung (Desa), dan Bamuskam untuk menghadiri apel deklarasi netralitas pada 17 November nanti dalam rangka untuk netralitas dalam Pilkada 2020 yang akan digelar 9 Desember mendatang.

“Yang tidak hadir akan mendapatkan sanksi Operasional,dana kampung ditahan atau dipending. Hal ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan uang negara, jangan sampai anggaran negara di politisir untuk kepentingan poltik,”kata Plt Bupati.

Menurutnya, apel deklarasi netralitas PNS, ASN sesuai dengan surat perintah Menteri Dalam Negeri yang diterimanya belum lama ini. “Saya selaku Plt Bupati dan jajarannya di lingkungan Pemkab Raja Ampat bertanggungjawab dalam menyukseskan Pilkada 2020 di Raja Ampat dengan jujur dan adil,” terang Plt Bupati.

“PNS, ASN punya hak politik untuk menentukan pilihannya,terserah mau pilih pasangan AFU-ORI atau memilih kolom kosong. Namun, perlu digaris bawahi bahwa PNS, ASN harus netral tak boleh masuk dalam poltik prakris,”tambahnya.

Jika terbukti jajarannya (PNS atau ASN) di lingkungan Pemkab Raja Ampat masuk dalam ranah politik praktis maka, dirinya (Plt Bupati) akan menindak tegas sesuai Undang-Undang atau aturan yang berlaku.

“Jika ada PNS, ASN yang masuk dalam politik praktis,saya tidak main-main akan ditindak tegas,”tegas Plt Bupati,sembari menutup wawancara.

Editor: Zainal La Adala.

DomaiNesia

Jaga Netralitas Jajarannya Plt Bupati Raja Ampat : Terbukti Masuk Politik Praktis Akan Saya Tindak Tegas

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.