Evaluasi Kerja, 6 Pejabat Tubaba Dirolling dan 2 Jabatan Strategis dikosongkan

163 views

Panaragan, medianasional.id – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyegaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tulangbawang Barat, Bupati, Umar Ahmad, SP melantik 6 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Tubaba.

Jika legalitas pelantikan dinilai tidak sesuai peraturan, dia meminta pejabat melakukan upaya hukum.

“Saya akan terus melakukam evaluasi. Pelantikan hari ini bukan pelantikan yang terakhir,” ujarnya dalam sambutan pelantikannya, Rabu (10/7/2019) di ruang Rapat Utama Bupati Tubaba.

Diketahui berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tubaba nomor B/188/111.03/HK /TUBABA/2019 tentang Pemberhentian, pengangkatan dan pemindahan PNS dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Tubaba.

Ke 6 Pejabat yang dirolling tersebut adalah Miki,SH jabatan sebelumnya Kadis Ketahanan Pangan menduduki jabatan baru Stap Ahli Bupati Bidang urusan wajib Pelayanan dasar, Aluwan, SH.,MM jabatan lama Kaban Penanggulangan Bencana Daerah, jabatan baru Kadis Ketahanan Pangan, Nisam, SH.,MM jabatan lama Kadia Lingkungan Hidup jabatan baru Kaban Penanggulangan bencana daerah, Ir.Amrulloh, MT jabatan lama Kadis Pendidikan menduduki jabatan baru Kadis Lingkungan Hidup,

Kemudian, lanjutnya, Fajril Hikmah, SH jabatan lama Kadis  Kominfo menduduki jabatan baru Stap Ahli Bupati bidang urusan pilihan dan Eri Budi Santoso, S.Sos.,MH jabatan lama Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh menduduki jabatan baru sebagai Kadis Kominfo Tubaba.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, H.Herwan Sahri, SH., MAP mengatakan bahwa, untuk dua jabatan strategis dikosongkan dalam pelantikan tersebut yakni Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh dan Dinas Pendidikan.

“Dua jabatan ini rencananya akan dilelang secara terbuka bersamaan dengan jabatan yang ditinggal pensiun,” ujarnya saat dijumpai diruang kerjanya, Rabu (10/7). (Hadi)

Tulang bawang barat

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.