Dr. Jaelan : Wonosobo Telah Melewati Puncak Pertambahan Kasus Covid-19

171 views

Wonosobo, medianasional.id – Perkembangan jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Wonosobo telah memasuki minggu ke 39, dengan angka terakhir secara kumulatif mencapai 487 terkonfirmasi positif. Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten, dr. Muhamad Riyatno melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan, DR Jaelan menyebut Wonosobo telah melewati masa puncak pertambahan kasus. “Puncak pertambahan adalah pada minggu ke 35, yaitu pada akhir Agustus, tanggal 23 – 29 dengan pertambahan kasus mencapai 130 konfirmasi positif,” ungkap Jaelan ketika dihubungi melalui sambungan telpon, Rabu (23/9/2020). Setelah masa puncak tersebut, kasus mingguan disebut Jalen berangsur-angsur menurun, yaitu 63 kasus pada Minggu ke 36, 34 kasus pada Minggu ke 37 dibarengi dengan kesembuhan sebanyak 54, dan naik menjadi 111 kasus pada minggu ke 38.

Dari total kasus sebanyak 487 tersebut, pemegang gelar Doktor bidang kesehatan dari UGM Jogjakarta itu merinci ada 315 yang telah dinyatakan sembuh, 164 masih dalam perawatan di RSUD Setjonegoro, RSI Wonosobo, RS PKU Muhamadiyah, dan 3 gedung karantina sementara BLK, SKB dan Bapelkes Provinis Jateng di Sumberan. “Sementara 8 lainnya telah dinyatakan meninggal dunia, dan telah dimakamkan dengan protokol kesehatan standar COVID-19,” terangnya. Kondisi yang masih belum bisa diklaim stabil tersebut, menurut Jaelan membutuhkan perhatian dari semua pihak terkait, termasuk di dalamnya masyarakat luas agar tetap waspada terhadap penyebaran virus yang juga dikenal dengan nama SARS Cov-2 itu. Ia meminta agar warga tak lengah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), seperti tetap mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah, disiplin mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh benda-benda di sekitarnya, serta menjauhi keramaian dan kerumunan yang berpotensi menjadi media penularan COVID-19.

Merespons perkembangan terkini penanganan COVID-19, tim gabungan operasi penegakan protokol kesehatan Kabupaten semakin gencar menggelar razia di sejumlah lokasi. Kasatpol PP Haryono melalui Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP, Hermawan Animoro ketika dihubungi melalui sambungan telpon, menyebut tim dari unsur Satpol PP Jateng dan Kabupaten, Kodam IV Diponegoro, Polda Jateng, Polres Wonosobo dan Kodim 0707 serta Dinas Perkimhub Kabupaten dibagi di dua lokasi, yaitu di kawasan Alun-Alun Kota dan Terminal Mendolo. “Operasi terpadu penegakan protokol kesehatan pada hari ini masih menemukan pengguna jalan tidak bermasker, sebanyak 159, 35 di kawasan Alun-alun dan 124 lainnya di posko pengawasan terminal Mendolo,” terang Hermawan. Kepada para pengguna jalan yang terjaring operasi tersebut dan tidak membawa identitas diri, petugas menerapkan sanksi dengan mewajibkan yang bersangkutan membeli masker, serta sanksi sosial dan fisik tambahan lainnya. “Bagi yang membawa identitas diri, maka kami meminta agar yang bersangkutan hadir di kantor Satpol PP pada Senin (28/9) untuk mendapatkan pembinaan,” pungkasnya.

Reporter : Andika

Editor : Drajat

DomaiNesia

Wonosobo

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.