Bupati Kampar Panen Jagung Hibrida Proyek Percontohan di Tambang

129 views

Kampar, medianasional.id – Bupati Kampar H. Azis Zaenal S.H, M.M, didampingi Ibu Nuraini Azis melakukan Panen jagung Hibrida untuk mendukung upaya khusus (UPSUS) Padi Jagung Kedele (PAJALE) dilahan percontohan masyarakat desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang, Selasa (4/9/2018).

 

Bupati Kampar usai memanen jagung mengatakan bertani jagung sangat menjanjikan, harga jagung hibrida yang dipanen ini seharga Rp. 4.000 perkilo bila diolah menjadi pakan ternak  bisa mencapai Rp.12.000 hingga Rp.14.000 perkilo.

 

“Satu heaktar itu kalau dihitung mencapai enam sampai delapan ton perhektar persekali tanam, jadi kalau kita hitung untuk tiga kali tanam diperkirakan Rp.65juta, kalau dibagi tiga menjadi Rp.21,5juta perbulan, ”jelas Azis

 

Dijelaskan Bupati pipilan jagung juga bisa dimanfaatkan untuk makanan ternak, apalahi Kampar sekarang tengah membangum perusahan ICS yang nantinya akan membutuhkan pakan ternak dengan jumlah yang banyak.

 

“Pabrik pakan ternak pokpan akan membeli berapa pun hasil jagung pipilan kita, artinya ini salah satu devisa lagi, sumber penghasilan lagi bagi masyarakat kampar sesuai dengan visi misi Bupati Kampar bahwa menjadikan Kampar menjadi Kabupaten Industri yang ditopang oleh pertanian moderen, ” ucap Azis bersemangat.

 

Ini merupakan pertanian yang moderen, bibit disediakan oleh pertanian, kita yang tanam, kita panen, dipipil, diolah hingga menjadi pakan dan dijual ke pabrik ikan maka akan menghasilkan lebih kurabg Rp.21juta lebih.

 

“Dibandingkan dengan sawit, jauh menguntungkan tanam jagung, cuma sawit menang dibranded atau nama aja, padahal jika dibandingka dengan sawit tidak ada apa-apanya.”ujar Bupati.

 

Untuk itu Bupati minta kepada penyuluh, kades dan camat harus aktif mensosialisasikan ini bertani jagung ke masyarakat.

 

“Tanamlah jagung, bibitnya disiapkan, pembelinya sudah ada sehingga dengan demikian hasil daripada petani yang selama ini susah hidupnya, dengan menanam jagung kemudian dipipil dan diolah menjadi pakan ternak akan bertambah kesejahteraan di Kampar, inilah yang saya inginkan selama ini bahwa kita menjadikan daerah industri pertanian yang moderen,” ungkap Bupati Kampar.

 

Kemudian Bupati Kampar juga menghimbau kepada masyarakat untuk menanam jagung sebagai contoh, apakah setengah heaktar atau seperempat heaktar. Karena pemasarannya sangat mudah dan sudah ada, yakni PT. IBSI yang merupakan Corparate dari PT Pokpan salah satu pabrik pakan ikan terbesar di Indonesia.

 

“Mudah-mudahan dengan kebersamaan kita, Kabupaten Kampar semakin maju dan semakin makmur. Karena kita saat sedang membangun, pabrik ikan senilai Rp.18 miliar dari dana APBN dan insha Allah bulan nopember sudah selesai dan januari akan saya resmikan. Seluruh ikan yang ada di Kabupaten Kampar akan kita tampung, serta akan di ekspor keluar negeri,” kata Azis lagi.

 

Lebihlanjut, Bupati Kampar juga mengatakan, bahwa Kampar juga akan lounching pabrik palet di desa Karya Indah Tapung, yang bahan bakunya dari batang sawit, dan investasinya sampai setengah triliun yang dikelola oleh perusahaan dari Korea.

 

“Jadi untuk itu saya memberikan apresiasi kepada kadis pertanian yang jeli mencari peluang, juga untuk seluruh kadis agar segera dengan cepat, yang tinggal saya tinggalkan, saya mulai naikkan kecepatan untuk bergerak membangun kampar lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera lagi kedepannya,” terang Aziz Zaenal.

 

Kemudian Kadis Pertanian Kabupaten Kampar, Henry Dunan juga menjelaskan, bahwa ini merupakan proyek percontohan tanaman jagung hibrida yang ada di Kabupaten Kampar.

 

Kita ingin membuat mengembangkan 2 (dua) jenis jagung, yang pertama jagung manis, dan kedua jagung hibrida. Jagung yang dipanen ini yakni jagung hibrida untuk pasokan pakan ternak,” jelasnya

 

Dunan juga menjelaskan bahwa ini sesuai dengan program Bupati Kampar, yakni kita harus menciptakan nilai tambah.

 

“jika nanti jagung ini kita tanam dan hasilnya kita olah sendiri akan memberikan nilai tambah bagi petani dan saya berharap dengan lahan 32.000 ha, yaitu potensi lahan kering yang ada di kecamatan Tambang ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk ditanami jagung hibrida,” terang Henry Dunan.

 

Dijelaskan Hendri Dunan, bahwa pada tahun ini Kabulaten Kampar mendapat bantuan 10.000 Ha, dan jika kita 1.000 Ha aja ini berjalan maka insya allah ekonomi di Kecamatan Tambang ini akan meningkat.

 

Kepada para penyuluh pertanian yang ada di Kecamatan Tambang, Henry Dunan meminta agar segera di sosialisasikan kemasyarakat. Supaya bantuan tahun 2018 ini bisa diserap semaksimal mungkin, sehingga bisa mengembangkan lahan pertanian.

 

“Karena contohnya untuk lahan Pertanian ini non tehnis irigasi, dengan demikian kita bisa menanam sekali padi, sekali jagung. dan ini gunanya memutus siklus hama penyakit, serta meningkatkan hasil padi,” Ucap Henry Dunan.

 

Terakhir acara tersebut tampak dihadiri juga oleh Kepala Kemenag Provinsi Riau, Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, Camat Tambang, penyuluh pertanian, dan para kades se-kecamatan Tambang, serta masyarakat.

 

Reporter : Robinson Tambunan / Humas

Editor : Dian F

Kampar

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.