Aprilani Yustin Ficardo Mendatangi Desa Way Sari Penilaian Lomba Kesrak PKK – KKBPK – Kesehatan

45 views

Lampung Selatan, medianasional.id – Ketua Tim Penilai Lomba Kesrak PKK – KKBPK – Kesehatan Tingkat Propinsi Lampung Tahun 2018 Aprilani Yustin Ficardo datang langsung ke Desa Way Sari Kecamatan Natar, Lampung Selatan untuk melakukan Penilaian, Selasa (4/12/2018).

Pada kesempatan tersebut Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto bersama Ketua TP – PKK Winarni Nanang Emanto dan Ketua Dharma Wanita Lampung Selatan Siti Fatimah Freddy SM serta para Kepala OPD terkait.

Seperti diketahui Desa Way Sari yang mewakili Kabupaten Lampung Selatan sebelumnya telah melalui evaluasi Tim Penilai Tingkat Kabupaten, sehingga Desa tersebut terpilih untuk mewakili Kabupaten Lampung Selatan yang selanjutnya ke Tingkat Provinsi.

Aprilani Yustin Ficardo sangat terkesan dengan kekompakan dan antusias masyarakat Desa Way Sari dalam mengikuti ajang tahunan tersebut, terlihat dari penyambutan masyarakat saat dirinya menjadi penilai dalam lomba Kesrak PKK – KKBPK – Kesehatan Tingkat Provinsi Lampung pada tahun 2018 ini.

Istri dari Gubernur Lampung itu juga meninjau langsung beberapa titik yang dijadikan penilaian diantaranya stand Pameran UP2K, Poskesdes dan Pos IVA yah terletak tidak jauh dari Kantor Desa.

Dari pantauan Tim Diskominfo Lampung Selatan tampak di stand UP2K Yustin membeli beberapa sayur-sayuran hijau dan beberapa hasil kerajinan tangan masyarakat Desa tersebut.

Usai meninjau stand UP2K Yustin melanjutkan menuju Pos kesehatan Desa (Poskesdes), disana ia berdialog dengan para Kader Posyandu. Ia juga menyempatkan diri menggendong serta menimbang dan mengukur tinggi badan salah satu balita masyarakat setempat yang hadir di Poskesdes. Dilokasi tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan dr. Jimmy Banggas Hutapea menjelaskan kepada Yustin mengenai Sistem Informasi Pencatatan Perkembangan Posyandu (SI CAKEP) yang hanya terdapat di Kabupaten Lampung Selatan.

Usai melakukan peninjauan Poskesdes Yustin menyempatkan diri meninjau Pos Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dimana disini para Kaum Wanita dapat melakukan pendeteksian secara dini Penyakit Kanker Rahim & Kanker Payudara. Diposkan tersebut Yustin tampak melakukan Yel Yel Gerakan Bersama untuk Kesehatan Reproduksi (GERBEK) dengan para kader dan tim penilai lainnya.

Lokasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) tidak luput dari penilaian istri orang nomor satu di Lampung itu, disana Aprilani Yustin Ficardo bersama Winarni Nanang Ermanto dan Siti Fatimah Freddy SM memanen tanaman Sawi & Kangkung, Yustin juga menyempatkan diri meminum jamu yang dibuat oleh masyarakat Desa Way Sari.

Saat diwawancarai oleh media, Yustin mengatakan bahwa Desa Wai Sari baru berusia lima tahun tapi sudah seperti Desa yang sudah lama terbentuk, terlihat dari rasa memiliki, gotong royong dan kekompakan yang sangat tinggi. “Mereka sangat guyub, padahal Desa ini baru berumur 5 tahun. Ya cukup kompak lah, tidak kalah dengan desa yang sudah lama terbentuk”, katanya.

Yustin juga membeberkan, pelayanan di posyandu sudah sangat baik dan antusias da kesadaran masyarakatnya juga tinggi, “Posyandunya sudah ada Sistem Informasi Pencatatan Perkembangan Posyandu ( SI CAKEP) dan itu online, animo masyarakat untuk membawa anak-anak & balita juga sangat tinggi”, sambungnya.

Sementara itu, Ketua TP – PKK Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto mengaku senang dengan hasil pencapaian yang di dapat tim penilaian dari Provinsi Lampung terhadap Desa Way Sari Kecamatan Natar Lampung Selatan, menurutnya program-program unggulan seperti SI CAKEP dan GREBEK bisa menjadi nilai plus untuk meraih juara umum tingkat Provinsi.

“Lampung Selatan merupakan salah satu dari lima Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia yang menjalankan program Sistem Pencatatan Perkembangan Diri atau yang kami singkat SI CAKEP. Artinya itu yang menjadi modal kami untuk menjadi juara umum”,  jelas Winarni. ( amin padri)

Lampung Selatan

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.