33 Lampu Tenaga Surya di Jalur Pantura Dicuri, Tanggung Jawab Siapa?

165 views

Pemalang, medianasional.id – Pemerintah daerah kabupaten Pemalang dari zaman dahulu hingga sekarang telah berusaha memberikan penerangan jalan, baik jalan raya utama maupun jalan di pedesaan.

Namun ternyata usaha dari pemerintah pusat maupun daerah dalam memberikan fasilitas berupa listrik penerangan jalan umum ada kendala.

Kendala adanya tangan jahil yang sengaja mencuri accu cell yang konon harganya mahal sampai jutaan rupiah.

Hingga dengan saat ini belum diketahui siapa maling spesialis lampu tenaga Surya. Menurut pihak DISPERKIM Kabupaten Pemalang , lampu tenaga Surya yang berada di jalur arteri Pantura Pemalang itu proyek dari Dinas Perhubungan pusat. Hal itu di katakan Karyono pakar lampu penerangan jalan umum se kabupaten Pemalang.

Diakui memang banyak warga yang melapor, tapi itu ranahnya propinsi dan pusat, dan juga tidak ada penyerahan aset tersebut ke daerah kabupaten Pemalang, jadi pihak daerah kesulitan menanganinya.

Dulu dekade 1997 jaman Bupati Martono Pemalang pernah dapat julukan kota seribu lampu.

Masih menurut Karyono, “lampu itu ada jangka batas waktunya contoh lampu jenis Mercure, lampu ini jenis lampu pelepas gas, misal 50.000 jam, ya nanti kalau sudah lima puluh ribu jam ya sudah padam. Namun kami juga sangat menyayangkan adanya pencurian tersebut. Pemerintah dalam waktu dekat akan memperbaharui lampu lampu yang sudah tidak berfungsi khususnya milik daerah,” terangnya. Selasa (6/10).

Hal senada dikatakan Junaedi, Kasie Pengendalian dan Pemanfaatan DISPERKIM Kabupaten Pemalang.

Karena titik lampu tenaga Surya yang dicuri itu di wilayah desa Kabunan, awak media menemui Kepala Desa Kabunan.

Menurut kades kabunan Kusnanto, yang akrab disapa Da os. Selaku kepala desa dirinya sudah lapor ke pihak yang berwenang dalam hal ini DISPERKIM namun ia tidak mau repot di belakangnya nanti, pungkas Kusnanto. (URIPTO GD/ SANDI)

DomaiNesia

Pemalang

Penulis: 
author

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.